WHAT'S NEW?
Loading...
TREVACATION, Setiap wisatawan yang berlibur di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki minat tersendiri. Apalagi, para pelaku pariwisata di Pulau Flores menawarkan berbagai obyek wisata untuk dikunjungi. Daya tarik unik yang ditawarkan memikat hati wisatawan Eropa untuk berlibur di Pulau Flores.

Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, sebagai pintu masuk wisatawan ke Pulau Flores mempromosikan sejumlah obyek wisata. Kota ini "menjual" obyek wisata Komodo di Taman Nasional Komodo dan obyek wisata menyelam dan wisata alam untuk mengelilingi kawasan Taman Nasional Komodo.

Sementara di Kabupaten Manggarai sudah terkenal dengan wisata kampung adat Waerebo dan wisata sawah Lodok atau sawah Jaring Laba-laba. Yang unik lagi adalah di Kabupaten Manggarai Timur dengan wisata Horse Trekking. Satu-satunya wisata berkuda (horse trekking) di Pulau Flores ada di Kabupaten Manggarai Timur, lebih khusus lagi di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba.

Rabu (24/6/2015) pagi, Larrita, wisatawan dari Swiss didampingi pemandu horse trekking sekaligus pemilik Mbolata Cottage, Fransisco Huik De Rosari mengeliling Kota Waelengga menuju ke Padang Sabana Teleng dengan berkuda. Inilah salah satu keunikan yang diminati turis asing saat berwisata ke Pantai Mbolata dan menginap di Mbolata Cottage dengan wisata berkuda.

Larrita menuturkan, dirinya sangat tertarik menggunakan kuda untuk mengunjungi obyek-obyek wisata. Apalagi pemandu menawarkan mengunjungi Padang Sabana Teleng dengan berkuda. Selain itu, ada sejumlah tempat yang akan  dikunjungi dengan berkuda di sekitar Mbolata Cottage.

“Saya sangat senang berwisata ke Pulau Flores karena pulaunya sangat indah dan masih asli. Selain itu, masyarakatnya sangat ramah dengan menyapa turis. Selain itu, wisata ke Pulau Flores sangat aman,” ujarnya.

Pemandu wisata (guide) senior di Kabupaten Manggarai Timur, Fransisco Huik De Rosari kepada menjelaskan, salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Mbolata adalah wisata berkuda.

"Sejak beberapa tahun lalu, saya sudah menawarkan horse trekking dengan mengunjungi obyek wisata di sekitar Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba. Saya menjual paket wisata horse trekking di buku wisata dunia sehingga setiap kali wisatawan berkunjung ke Mbolata selalu menyewa kuda milik masyarakat di sekitar Mbolata," katanya.

Fransisco mengatakan, salah satu obyek wisata yang sangat diminati wisatawan Eropa dan domestik adalah Watu Susu Rongga yakni batu serupa dengan payudara perempuan berdiri kokoh di tengah hutan di Gunung Komba. Watu Susu Rongga memiliki cerita mistis sehingga terbentuklah dua batu berdiri kokoh.

Selain obyek wisata itu, ada juga obyek wisata Padang Sabana Mausui. Padang yang terluas di Pulau Flores dengan berbagai binatang liar seperti kuda, kerbau dan tempat penggembalaan sapi dari warga masyarakat di Kelurahan Watunggene. Ada juga obyek wisata pasir putih di Pantai Mausui.

“Satu-satunya tempat yang selalu dikunjungi wisatawan asing di Manggarai Timur adalah Mbolata. Bahkan, Mbolata sudah masuk di buku wisata dunia dan Tripadviser. Ribuan wisatawan asing sudah mengunjungi Mbolata serta berwisata di tempat-tempat unik di sekitarnya,” kata Fransisco.
TREVACATION, Tak perlu jauh-jauh ke Australia untuk melihat koala. Kini, wisatawan Indonesia juga bisa melihat kuala di Singapura. Koala menjadi koleksi terbaru di Singapore Zoo, kebun binatang kebanggaan Singapura.

"Kami senang menyambut kedatangan empat koala dari Australia. Koala-koala ini diberikan Australia dalam rangka ulang tahun Singapura ke-50 tahun ini," ungkap Area Director of Indonesia, Singapore Tourism Board, Michele Wooi, saat temu media di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Sehingga, lanjutnya, wisatawan Indonesia cukup datang ke Singapura untuk melihat koala yang merupakan hewan endemik khas Australia. Seperti dikutip dari siaran pers Singapore Zoo, keempat koala itu diberi nama Chan, Idalia, Paddle, dan Pellita.

Koala itu berasal dari Lone Pine Koala Sanctuary, Brisbane, Australia. Sebenarnya, koala-koala ini sudah tiba di Singapura sejak 13 April 2015 dan mengalami satu bulan masa karantina.

Koala-koala ini mulai bisa dilihat pengunjung pada bulan Juni ini. Lokasinya berada di zona Australia yang memang sebuah area didedikasikan untuk satwa khas Australia. Untuk menyambut Koala ini, Singapore Zoo mengadakan aktivitas Koalamania selama bulan Juni.

Pada akhir pekan sejak 30 Mei hingga 28 Juni, pengunjung bisa melihat pertunjukan tari arobigin, bertemu maskot, hingga area khusus seni dan kriya khas Australia. Jadi, liburan sekolah ini tepat mengajak keluarga bertemu koala. Apalagi, koala-koala ini hanya akan berada di Singapore Zoo hingga Januari 2016 . Setelah itu, mereka akan kembali ke Australia.
TREVACATION, Jika anda ingin mencoba takjil buka puasa yang berbeda anda bisa menikmati es cendol bunga mawar. Seperti namanya, cendol yang berwarna merah muda tersebut terbuat dari campuran sari bunga mawar segar yang diolah oleh Tri Krisbiantara, warga Jalan Letkol Istoqlah no 80 Singonegaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Laki-laki kelahiran tahun 1977 ini mengaku ide membuat cendol bunga mawar tersebut muncul ketika stok bunga mawar yang ia miliki melimpah dan harga di pasar cukup murah. Ia kemudian mengolahnya dan mencampur dalam adonan cendol. Bunga mawar yang dipakai adalah bunga mawar yang ditanam di belakang rumahnya.

"Kebetulan saya ada lahan 250 meter persegi yang saya gunakan untuk menanam mawar jenis mawar kuno. Biasanya saya jual ke pasar kepada pedagang bunga. Mawar jenis ini memang lebih wangi dan mengandung minyak atsirin," jelas Tri yang sudah dua tahun memelihara bunga mawar tersebut.

Menurut Tri, cara membuat cendol mawar sama seperti pembuatan cendol pada umumnya yaitu menggunakan tepung maizena. Hanya saja pada proses pemasakan dicampur dengan sari mawar asli. "Untuk buat sari mawarnya cukup mudah. Mawar diredam lalu dihancurkan menggunakan blender. Nanti ampasnya akan terpisah langsung dengan air. Tinggal disaring. Sari itulah yang di campur dengan adonan cendol sehingga aroma dan warnanya asli dari mawar," jelasnya.

Selain itu, air yang digunakan untuk merendam cendol juga menggunakan air rendaman mawar agar aromanya tetap terjaga. "Lemari es saya sampai wangi," katanya sambil tertawa. 

Untuk level aroma, sehari-hari ia menggunakan level 8 atau 9. Semakin kecil levelnya maka aromanya semakin kuat. "Ada beberapa orang yang pesan kalau aromanya ditambah maka sari mawarnya akan ditambah. Karena masyarakat masih mengaitkan aroma mawar dengan sesuatu yang mistis," jelasnya.

Padahal, lanjut Tri, mawar mempunyai kandungan yang bagus untuk kesehatan dan kecantikan salah satunya sebagai antioksidan, anti stres dan depresi, menyeimbangkan produksi hormon, membersihkan saluran ginjal dan kemih serta membantu meningkatkan vitalitas. "Bisa juga untuk mengurangi tekanan darah serta mengharmonisasi kerja jantung serta menghaluskan kulit," ujarnya.

Untuk Anda yang ingin menikmati seporsi dawet sari mawar "Anisa", Anda cukup menyediakan kocek antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000. Cendol dengan tambahan es, santan dan juga gula merah cair mampu melegakan dahaga saat berbuka puasa.
TREVACATION, Panas terik pada bulan Ramadhan tak menjadi penghalang wisatawan Kota Tua Jakarta untuk berwisata menikmati liburan. Ratusan wisatawan tetap memenuhi sudut-sudut pelataran Museum Fatahillah.

"Bulan puasa gak menghambat kita buat jalan-jalan. Sebelum ke Kota Tua, tadi kita ke Museum Bank Indonesia. Walaupun panas, paling cuma sebentar," kata salah satu pengunjung bernama Khairizah

Khairizah datang bersama temannya, Siti Nur Annisa. Dia mengaku datang ke Kota Tua untuk mengisi waktu liburan agar lebih bermanfaat. Memiliki hobi fotografi, Khairizah datang untuk mencari obyek foto yang akan diabadikan lewat kamera digital miliknya.

"Kalau capai sih ya tinggal berhenti aja. Kalau panas habis foto-foto, tinggal masuk museum," ujarnya.

Selain Khairizah, pengunjung lainnya yang datang berlibur ke Kota Tua Jakarta adalah Suwardi. Tinggal di Ciawi, Bogor. Da datang bersama istri, anak, dan cucunya langsung dari rumah menggunakan mobil.

"Saya datang ke sini tadi jam 11.00. Kapan lagi bisa liburan bareng keluarga. Anak saya sih yang ngajak ke sini. Sengaja dateng siang juga supaya gak ramai," katanya.

Rayani (18), sang anak mengatakan bahwa walaupun panas ia tetap menikmati bersepeda di pelataran Museum Fatahillah. Menurutnya, walaupun panas terik, ia tetap senang karena mengunjungi bersama keluarga.

"Baru pertama kali ke sini (Kota Tua). Gak masalah kalau panas sih ya. Yang penting perginya sama keluarga," katanya ketika turun dari sepeda.

Kota Tua Jakarta merupakan satu kawasan yang berada di tepi timur Sungai Ciliwung. Di kawasan Kota Tua Jakarta, terdapat beberapa museum yang dapat dikunjungi. Museum tersebut adalah Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Keramik, dan juga Museum Bank Mandiri.
TREVACATION, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, terus berbenah untuk menjadi salah satu destinasi wisata dunia, dengan mengandalkan 27 obyek wisata potensial yang layak dikembangkan.

"Kabupaten yang terletak di pinggir Danau Toba ini sangat potensial untuk dikembangkan serta memiliki peluang besar meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya," ujar Kepala Disbudpar Tobasa, Ultri Sonlahir Simangunsong di Balige, Selasa (23/6/2015).

Umumnya, menurut Simangunsong, potensi pariwisata di kabupaten ini mengetengahkan keindahan panorama alam Danau Toba, seperti pantai Lumban Silintong, dengan jarak tempuh hanya sekitar 10 menit dari kota Balige.

Selain itu "long beach Ajibata" yang dilengkapi sarana bermain olahraga air, serta pantai pasifik Porsea, Siregar Aek Nalas, dan pantai Janji Maria Tambunan. Obyek wisata lainnya, yakni makam pahlawan nasional Raja Sisingamangaraja XII yang gugur dalam perjuangannya melawan penjajah Belanda.

Persis di tengah kota Balige, terdapat pasar tradisional Onan Balerong yang dibuat pada zaman kolonial Belanda serta selalu menjadi pusat perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kemudian, Museum Batak TB Silalahi Center, pematang sawah Tampahan, Dolok Tolong dan Pahoda aerosport area serta old house Jangga Dolok di Kecamatan Lumbanjulu. Di samping itu, ada sirkuit alam Sibodiala yang memiliki panorama indah di sekeliling lintasan track balap motor serta obyek wisata pendidikan institute teknologi Del Sitoluama di Laguboti.

Wisata rohani makam Nommensen, seorang misionaris Jerman, penyebar Injil di kawasan Tapanuli, sekitar satu setengah abad lalu berada di Kecamatan Sigumpar berjarak sekitar 12 kilometer dari Balige atau berkisar 240 kilometer dari kota Medan.

Untuk memudahkan wisatawan lokal maupun luar mengenal lebih jauh daerah Tobasa, persis di depan kantor Disbudpar di pusat kota Balige, tourism map permanen berukuran sekitar 2x3 meter sudah dibangun pada November 2013.

Bahkan, lanjut Simangunsong, direncanakan buku panduan berisikan informasi ringkas tentang obyek-obyek wisata pilihan berikut data mengenai sarana dan prasarana pariwisata yang dibutuhkan selama melakukan perjalanan di Tobasa, akan dilengkapi aplikasi teknologi digital.

Buku panduan perjalanan wisata atau tourism map Tobasa itu dilengkapi "barcode" yang mempermudah pencatatan obyek tertentu dengan menggunakan hyperlink. "Pariwisata Tobasa perlu terus dibenahi secara holistik, dengan mengoptimalkan wisata budaya, wisata rohani serta wisata minat khusus," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Tobasa, Syamsudin Manurung menyebutkan, untuk dapat menjadi salah satu destinasi wisata nasional bahkan dunia, potensi wisata di Kabupaten tersebut perlu ditata secara maksimal.

Keunikan berbagai wisata budaya dan kuliner yang dimiliki kabupaten ini perlu digali serta terus dikembangkan. "Dinas Pariwisata setempat perlu melakukan berbagai promosi tentang keindahan dan keunikan parawisata yang ada di daerah ini," katanya.
TREVACATION, Mulai ramai dikunjungi wisatawan, anak-anak hiu menjadi daya tarik wisata di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu staf taman nasional di Pekan Lingkungan Hidup, Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Berdasarkan data dari Taman Nasional Taka Bonerate, pada tahun 2014 jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 2.016 orang. Wisatawan nusantara yang datang 117 orang, sementara wisatawan mancanegara berjumlah 1.899 orang.

"Taka Bonerate mulai ramai dikunjungi tiga tahun belakangan. Karena ditemukan anak-anak hiu liar di Pulau Tinabo," kata Staf Taman Nasional Taka Bonerate.

Ia mengatakan anak-anak hiu tersebut hanya ada di Taman Nasional Taka Bonerate. Menurut Asri, hiu-hiu kecil tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia yang hidup secara liar.

Asri/TN Taka Bonerate Jembatan di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
"Kalau di tempat lain, hiu-hiu tersebut dikerangkeng. Kalau di sini, hiu-hiu hidup bebas," lanjut Asri.

Untuk dapat bertemu dengan hiu-hiu tersebut, lanjutnya, wisatawan hanya perlu pergi ke pinggir pantai dan membuat gerakan di dalam air. Kemudian, hiu-hiu kecil tersebut akan datang menghampiri.

"Kalau hiu-hiu di Tinabo ada setiap saat. Mereka peka dengan gerakan karena mengira akan ada makanan," ujarnya.

Taman Nasional Taka Bonerate memiliki resort-resort yaitu Resort Tarupa, Jinato, Rajuni Kecil, Passitalu Timur, Passitalu Tengah, dan Latondu. Di taman nasional tersebut, memiliki 26 titik penyelaman yang dapat diselami wisatawan.

Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan kepulauan karang yang berbentuk atol atau cincin. Pada awalnya, kawasan ini dikenal dengan nama Kepulauan Macan. Sebelum menuju titik-titik penyelaman, wisatawan terlebih dahulu harus menuju Pulau Selayar dan melanjutkan menggunakan perahu.
TREVACATION, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi utara pariwisata di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

"Kami menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi pariwisata utama di Aceh selain sudah dikenal di dunia, Pulau Weh potensinya menjanjikan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi di Banda Aceh, Senin (8/6/2015).

Pulau Weh lebih dikenal dengan Sabang. Pulau ini merupakan wilayah administratif Pemerintah Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Selain dikenal banyak memiliki tujuan pariwisata, Pulau Weh yang jaraknya sekitar 18 mil laut dari daratan Pulau Sumatera, masuk dalam kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

Menurut Reza, tujuan dijadikannya sebagai destinasi utama agar Pulau Weh menjadi pintu gerbang pariwisata Aceh, serta mendukung pariwisata di 23 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh.

"Dari Pulau Weh, wisatawan bisa melanjutkan pelancongannya ke berbagai destinasi wisata lainnya di Provinsi Aceh. Dan ini akan menguntungkan wisatawan karena bisa melihat keberagaman pariwisata di provinsi ini," katanya.

Selain itu, lanjut Reza, tujuan menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi utama pariwisata Aceh adalah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh menjadikan Sabang sebagai daerah unggulan tujuan wisata nasional.

Untuk menjadikan Pulau Weh destinasi utama pariwisata Aceh, menurut Reza, pihaknya memperkuat infrastruktur yang ada serta membangun informasi pariwisata Aceh agar wisatawan mengetahui destinasi wisata lainnya di provinsi ini.

Misalnya, jika wisatawan ingin mengetahui pariwisata Muslim, bisa berkunjung ke Banda Aceh. Atau pun ingin berwisata sejarah, bisa berkunjung ke Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

"Tidak hanya Sabang dengan Pulau Weh. Kami juga mempromosikan destinasi pariwisata lainnya di Provinsi Aceh. Karena daerah ini memiliki potensi pariwisata menjanjikan"
TREVACATION, Sungai Singapura memiliki andil terpenting dalam perkembangan Negeri Singa. Di sisi sungai sepanjang 3,2 kilometer itu, dimulailah kisah sebuah perkampungan nelayan pada abad pertengahan yang menjelma menjadi salah satu pusat perniagaan dunia pada era modern.

Pembangunan Singapura modern diawali dari sebuah perjalanan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Sir Thomas Stamford Raffles pada Januari 1819. Memasuki wilayah Singapura melalui mulut sungai tersebut, Raffles menganggap wilayah tersebut strategis sehingga ia memutuskan membangun pulau yang mayoritas wilayahnya saat itu masih berupa rawa menjadi sebuah pusat pelabuhan bebas.

Raffles memulai seluruh pembangunan Singapura sebagai pusat niaga dari sisi sungai tersebut. Pada tahun kedatangannya, ia membangun gedung pemerintahan di sisi utara sungai. Sekitar empat tahun berselang, di sisi sungai tersebut dibangun Boat Quay yang menjadi kantor, gudang, dan dermaga bagi para pelaut dari sejumlah wilayah, seperti Tiongkok, India, Melayu, hingga Bugis yang berdagang di Singapura. Boat Quay adalah pusat perdagangan pertama di Singapura.

Napas pembangunan Singapura melalui tepi sungai tetap dipertahankan ketika negara itu merdeka pada 1965. Selain melestarikan berbagai dermaga di tepi sungai, seperti Boat Quay, Clarke Quay, dan Robertson Quay, Pemerintah Singapura juga menjadikan sungai sebagai ajang mempertontonkan kedigdayaan ekonomi mereka. Hal itu bisa disaksikan dengan kehadiran puluhan gedung pencakar langit dan tentunya Marina Bay Sands yang melatari pemandangan sungai.

Saat menelusuri Sungai Singapura menggunakan bumboat atau perahu kayu. Perjalanan dibagi dalam empat kategori wilayah, yaitu Robertson Quay, Clarke Quay, Boat Quay, dan Marina Bay. Di tiga wilayah pertama disajikan pemandangan pusat perdagangan masa lalu berupa rumah toko (ruko) bergaya arsitektur lawas khas Eropa abad ke-20, tetapi telah dipugar kembali dengan dinding berwarna-warni.

Tak hanya itu, sejumlah gedung peninggalan kolonial Inggris juga masih berdiri kokoh. Beberapa di antaranya adalah Victoria Theater yang dibangun tahun 1862, Museum Peradaban Asia yang berfungsi sebagai gedung pengadilan pada 1865, dan Katedral Saint Andrew yang dibangun pada 1855.

Kesan klasik pun tercipta dari kehadiran beberapa jembatan yang membelah sungai tersebut. Jembatan-jembatan itu dibangun ketika masa kolonial Inggris. Tak sulit mengetahui usia jembatan tersebut sebab nama dan tahun pembuatan tertulis di badan jembatan. Di antaranya ada Jembatan Coleman yang dibangun pada 1840, Jembatan Cavenagh yang dibangun pada 1869, dan Jembatan Ord yang dibangun pada 1886.

Untuk bernostalgia dengan kehidupan masyarakat Singapura tempo dulu, sejumlah patung diciptakan. Patung tersebut menjadi penanda betapa peran sungai bagi kehidupan sehari-hari warga Singapura pada masa lampau amat penting. Ada patung First Generation yang menggambarkan lima anak yang hendak berenang ke sungai, patung A Great Emporium yang menggambarkan aktivitas pedagang di sisi sungai, dan ada patung Makan Angin yang mendeskripsikan kebiasaan keluarga di Singapura menghabiskan sore hari menikmati deburan angin sungai. Semua patung itu mengenang kejadian pada masa lalu yang mustahil ditemui pada masa kini.

Memasuki sisi selatan sungai, pemandangan Singapura modern mendominasi. Apabila sebelumnya cukup terlena dengan kawasan dan bangun bersejarah, pemandangan itu berganti dengan pemandangan puluhan gedung pencakar langit setinggi ratusan meter yang menjadi simbol imperium ekonomi Negeri Singa.

Selain itu, ada pula bangunan simbolik Singapura yang menghiasi sisi sungai. Sebut saja patung ikonik Merlion, gedung pertunjukan berbentuk durian Esplanade, bangunan berbentuk tulip yang tak lain ArtScience Museum, Jembatan Helix yang menyerupai bentuk DNA, serta yang paling monumental Marina Bay Sands.

Upaya 10 tahun

Menjadikan Sungai Singapura seperti saat ini bukanlah pekerjaan yang mudah dan murah, bahkan bukan pula karena peninggalan masa lalu. Layaknya sungai di mayoritas negara Asia yang menjadi pintu masuk saudagar dari beberapa bangsa, Sungai Singapura pun terlihat kumuh oleh kehadiran kapal nelayan yang tidak teratur serta polusi oleh limbah peternakan dan pedagang pada masa lalu. Kala itu terjadi pendangkalan karena puing dan sampah banyak yang mencemari sungai.

Untuk mengembalikan daya tarik Sungai Singapura sebagai pusat peradaban, Perdana Menteri Lee Kuan Yew menggalakkan kampanye pembersihan sungai pada 1977. Targetnya sederhana, ia ingin dalam 10 tahun warga Singapura sudah bisa kembali memancing di sungai tersebut. Dengan menghabiskan dana sekitar 170 juta dollar Singapura, Sungai Singapura kembali bersih pada 1987.

Pada tahun yang sama, dimulai pula kampanye melarang mengotori sungai atau jalan air di seluruh wilayah Negeri Singa. Alhasil, hingga kini Sungai Singapura telah menjadi daya tarik wisata serta menjadi simbol pertumbuhan ekonomi Singapura.

Dalam perjalanan itu, tak bisa ditepis impian menikmati lagi Sungai Ciliwung di Jakarta kembali dapat dilewati kapal-kapal kayu yang menjadi moda transportasi andalan sejak pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Atau melihat bocah berenang di jernihnya air sungai. Tidak lagi mencium bau tak sedap dari sungai dan menyaksikan kondisi sungai yang dangkal dan penuh sampah.
TREVACATION, Banyak yang mengira, seluruh kandungan mi adalah sama. Kandungan karbohidrat yang tinggi tak jarang membuat mi dipandang sebagai panganan yang tidak sehat.

Namun, buang jauh-jauh pemikiran itu jika bertemu dengan soba. Salah satu varian mi dari Negeri Sakura ini diklaim sebagai mi tersehat dibanding dengan jenis mi lainnya. “Mi yang lain memakai gandum, tepung gandum. Kalau soba pakai daun, sayuran yang dikeringkan,”

Soba terbuat dari buckwheat, sejenis gandum yang mengandung asam amino dan kaya akan flavonoids. Kelebihan buckwheat dibanding padi atau jenis gandum lain adalah kandungan protein dan vitamin yang lebih banyak serta kandungan mineral, magnesium besi, zinc, tembaga, dan mangan yang lebih banyak.

Mengonsumsi soba secara berkala juga dipercaya bisa membantu menjaga dinding pembuluh darah awet muda serta mengontrol tekanan darah. Hal itu disebabkan kandungan glukosa yang lebih rendah dalam soba.

“Selain melancarkan peredaran darah, soba juga rendah kalori, juga anti kolesterol, anti aging juga,”

Tak hanya dipercaya baik untuk kesehatan, soba juga diyakini dapat menambah umur panjang bagi masyarakat Jepang. Terdapat sebuah budaya tradisional untuk mengonsumsi soba di Jepang yang disebut Toshikoshi-Soba. Bentuk soba yang kecil dan panjang dimaknai sebagai umur panjang dengan penuh kesehatan dan keberuntungan yang kekal. Toshikoshi-Soba biasa dilakukan saat tahun baru.

Keunikan lain adalah cara memakan soba. Soba yang bisa disajikan dalam dua cara, yakni panas dan juga dingin, memiliki cara tersendiri untuk menyantapnya. Masyarakat Jepang biasanya memakan soba dengan cara menyedot soba beserta kuahnya hingga menghasilkan bunyi “slurp”. Meskipun di beberapa negara lain kebiasaan ini dianggap tidak wajar, namun bagi masyarakat Jepang cara makan ini dinilai bisa meningkatkan selera makan mereka.
TREVACATION, Pasir putih itu memanjang ratusan meter, seolah memasrahkan diri diempas buih-buih ombak kecil yang datang dari lautan bebas. Orang lokal menyebut pantai itu dengan nama Tambio'e. Sebuah pantai indah di tepi jalan Beo, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara.

Inilah salah satu pantai yang mempesona di Pulau Karakelang, pulau terbesar di Talaud, kabupaten perbatasan yang ada di ujung Utara Sulawesi. Talaud menjadi garda terdepan NKRI yang berhadapan langsung dengan negara Filipina. Beberapa pulaunya, seperti Intata, Marore, Marampit bahkan menjadi patokan tapal batas Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) perairan Indonesia dengan negara lain.

Di Tambio'e anda dapat merasakan lembutnya pasir putih yang eksotis, tanpa gangguan yang berarti. Embusan angin dari lautan Pasifik menambah suasana romantis. Ajaklah para bocah yang rajin datang ke pantai itu untuk bermain bola. Dengan senang hati mereka akan meladeni anda. Jika merasa capai, tunggulah para nelayan merapatkan perahu mereka ke pantai dan belilah beberapa ekor ikan yang baru saja ditangkap.

Dari ibu kota Provinsi Sulut, Manado anda dapat pergi ke Talaud dengan pesawat terbang. Tersedia penerbangan dua kali setiap hari, dari Bandara Samratulangi Manado ke Bandara Melonguane di Talaud. Tersedia juga kapal laut yang berlayar dari Pelabuhan Manado. Di Melonguane terdapat banyak penginapan. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit dari Melonguane ke Tambio'e.

Dan jika berada di Talaud, jangan lupa pula untuk menyisihkan waktu mengunjungi beberapa lokasi yang tidak kalah indahnya dengan Tambio'e. Daerah perbatasan ini memang menyimpan potensi wisata yang memerlukan perhatian dan pengelolaan yang lebih serius. Sudah waktunya mengembangkannya menjadi salah satu daya tarik garda depan NKRI.