WHAT'S NEW?
Loading...

Wisata Berkuda di Flores jadi Daya Tarik Turis Eropa

TREVACATION, Setiap wisatawan yang berlibur di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki minat tersendiri. Apalagi, para pelaku pariwisata di Pulau Flores menawarkan berbagai obyek wisata untuk dikunjungi. Daya tarik unik yang ditawarkan memikat hati wisatawan Eropa untuk berlibur di Pulau Flores.

Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, sebagai pintu masuk wisatawan ke Pulau Flores mempromosikan sejumlah obyek wisata. Kota ini "menjual" obyek wisata Komodo di Taman Nasional Komodo dan obyek wisata menyelam dan wisata alam untuk mengelilingi kawasan Taman Nasional Komodo.

Sementara di Kabupaten Manggarai sudah terkenal dengan wisata kampung adat Waerebo dan wisata sawah Lodok atau sawah Jaring Laba-laba. Yang unik lagi adalah di Kabupaten Manggarai Timur dengan wisata Horse Trekking. Satu-satunya wisata berkuda (horse trekking) di Pulau Flores ada di Kabupaten Manggarai Timur, lebih khusus lagi di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba.

Rabu (24/6/2015) pagi, Larrita, wisatawan dari Swiss didampingi pemandu horse trekking sekaligus pemilik Mbolata Cottage, Fransisco Huik De Rosari mengeliling Kota Waelengga menuju ke Padang Sabana Teleng dengan berkuda. Inilah salah satu keunikan yang diminati turis asing saat berwisata ke Pantai Mbolata dan menginap di Mbolata Cottage dengan wisata berkuda.

Larrita menuturkan, dirinya sangat tertarik menggunakan kuda untuk mengunjungi obyek-obyek wisata. Apalagi pemandu menawarkan mengunjungi Padang Sabana Teleng dengan berkuda. Selain itu, ada sejumlah tempat yang akan  dikunjungi dengan berkuda di sekitar Mbolata Cottage.

“Saya sangat senang berwisata ke Pulau Flores karena pulaunya sangat indah dan masih asli. Selain itu, masyarakatnya sangat ramah dengan menyapa turis. Selain itu, wisata ke Pulau Flores sangat aman,” ujarnya.

Pemandu wisata (guide) senior di Kabupaten Manggarai Timur, Fransisco Huik De Rosari kepada menjelaskan, salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Mbolata adalah wisata berkuda.

"Sejak beberapa tahun lalu, saya sudah menawarkan horse trekking dengan mengunjungi obyek wisata di sekitar Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba. Saya menjual paket wisata horse trekking di buku wisata dunia sehingga setiap kali wisatawan berkunjung ke Mbolata selalu menyewa kuda milik masyarakat di sekitar Mbolata," katanya.

Fransisco mengatakan, salah satu obyek wisata yang sangat diminati wisatawan Eropa dan domestik adalah Watu Susu Rongga yakni batu serupa dengan payudara perempuan berdiri kokoh di tengah hutan di Gunung Komba. Watu Susu Rongga memiliki cerita mistis sehingga terbentuklah dua batu berdiri kokoh.

Selain obyek wisata itu, ada juga obyek wisata Padang Sabana Mausui. Padang yang terluas di Pulau Flores dengan berbagai binatang liar seperti kuda, kerbau dan tempat penggembalaan sapi dari warga masyarakat di Kelurahan Watunggene. Ada juga obyek wisata pasir putih di Pantai Mausui.

“Satu-satunya tempat yang selalu dikunjungi wisatawan asing di Manggarai Timur adalah Mbolata. Bahkan, Mbolata sudah masuk di buku wisata dunia dan Tripadviser. Ribuan wisatawan asing sudah mengunjungi Mbolata serta berwisata di tempat-tempat unik di sekitarnya,” kata Fransisco.

Taman Koala di Singapura

TREVACATION, Tak perlu jauh-jauh ke Australia untuk melihat koala. Kini, wisatawan Indonesia juga bisa melihat kuala di Singapura. Koala menjadi koleksi terbaru di Singapore Zoo, kebun binatang kebanggaan Singapura.

"Kami senang menyambut kedatangan empat koala dari Australia. Koala-koala ini diberikan Australia dalam rangka ulang tahun Singapura ke-50 tahun ini," ungkap Area Director of Indonesia, Singapore Tourism Board, Michele Wooi, saat temu media di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Sehingga, lanjutnya, wisatawan Indonesia cukup datang ke Singapura untuk melihat koala yang merupakan hewan endemik khas Australia. Seperti dikutip dari siaran pers Singapore Zoo, keempat koala itu diberi nama Chan, Idalia, Paddle, dan Pellita.

Koala itu berasal dari Lone Pine Koala Sanctuary, Brisbane, Australia. Sebenarnya, koala-koala ini sudah tiba di Singapura sejak 13 April 2015 dan mengalami satu bulan masa karantina.

Koala-koala ini mulai bisa dilihat pengunjung pada bulan Juni ini. Lokasinya berada di zona Australia yang memang sebuah area didedikasikan untuk satwa khas Australia. Untuk menyambut Koala ini, Singapore Zoo mengadakan aktivitas Koalamania selama bulan Juni.

Pada akhir pekan sejak 30 Mei hingga 28 Juni, pengunjung bisa melihat pertunjukan tari arobigin, bertemu maskot, hingga area khusus seni dan kriya khas Australia. Jadi, liburan sekolah ini tepat mengajak keluarga bertemu koala. Apalagi, koala-koala ini hanya akan berada di Singapore Zoo hingga Januari 2016 . Setelah itu, mereka akan kembali ke Australia.

Nikmatnya Berbuka dengan Dawet Mawar Asli Banyuwangi

TREVACATION, Jika anda ingin mencoba takjil buka puasa yang berbeda anda bisa menikmati es cendol bunga mawar. Seperti namanya, cendol yang berwarna merah muda tersebut terbuat dari campuran sari bunga mawar segar yang diolah oleh Tri Krisbiantara, warga Jalan Letkol Istoqlah no 80 Singonegaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Laki-laki kelahiran tahun 1977 ini mengaku ide membuat cendol bunga mawar tersebut muncul ketika stok bunga mawar yang ia miliki melimpah dan harga di pasar cukup murah. Ia kemudian mengolahnya dan mencampur dalam adonan cendol. Bunga mawar yang dipakai adalah bunga mawar yang ditanam di belakang rumahnya.

"Kebetulan saya ada lahan 250 meter persegi yang saya gunakan untuk menanam mawar jenis mawar kuno. Biasanya saya jual ke pasar kepada pedagang bunga. Mawar jenis ini memang lebih wangi dan mengandung minyak atsirin," jelas Tri yang sudah dua tahun memelihara bunga mawar tersebut.

Menurut Tri, cara membuat cendol mawar sama seperti pembuatan cendol pada umumnya yaitu menggunakan tepung maizena. Hanya saja pada proses pemasakan dicampur dengan sari mawar asli. "Untuk buat sari mawarnya cukup mudah. Mawar diredam lalu dihancurkan menggunakan blender. Nanti ampasnya akan terpisah langsung dengan air. Tinggal disaring. Sari itulah yang di campur dengan adonan cendol sehingga aroma dan warnanya asli dari mawar," jelasnya.

Selain itu, air yang digunakan untuk merendam cendol juga menggunakan air rendaman mawar agar aromanya tetap terjaga. "Lemari es saya sampai wangi," katanya sambil tertawa. 

Untuk level aroma, sehari-hari ia menggunakan level 8 atau 9. Semakin kecil levelnya maka aromanya semakin kuat. "Ada beberapa orang yang pesan kalau aromanya ditambah maka sari mawarnya akan ditambah. Karena masyarakat masih mengaitkan aroma mawar dengan sesuatu yang mistis," jelasnya.

Padahal, lanjut Tri, mawar mempunyai kandungan yang bagus untuk kesehatan dan kecantikan salah satunya sebagai antioksidan, anti stres dan depresi, menyeimbangkan produksi hormon, membersihkan saluran ginjal dan kemih serta membantu meningkatkan vitalitas. "Bisa juga untuk mengurangi tekanan darah serta mengharmonisasi kerja jantung serta menghaluskan kulit," ujarnya.

Untuk Anda yang ingin menikmati seporsi dawet sari mawar "Anisa", Anda cukup menyediakan kocek antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000. Cendol dengan tambahan es, santan dan juga gula merah cair mampu melegakan dahaga saat berbuka puasa.

Kota Tua Jakarta Tetap Ramai Didatangi Wisatawan Walaupun Panas Terik

TREVACATION, Panas terik pada bulan Ramadhan tak menjadi penghalang wisatawan Kota Tua Jakarta untuk berwisata menikmati liburan. Ratusan wisatawan tetap memenuhi sudut-sudut pelataran Museum Fatahillah.

"Bulan puasa gak menghambat kita buat jalan-jalan. Sebelum ke Kota Tua, tadi kita ke Museum Bank Indonesia. Walaupun panas, paling cuma sebentar," kata salah satu pengunjung bernama Khairizah

Khairizah datang bersama temannya, Siti Nur Annisa. Dia mengaku datang ke Kota Tua untuk mengisi waktu liburan agar lebih bermanfaat. Memiliki hobi fotografi, Khairizah datang untuk mencari obyek foto yang akan diabadikan lewat kamera digital miliknya.

"Kalau capai sih ya tinggal berhenti aja. Kalau panas habis foto-foto, tinggal masuk museum," ujarnya.

Selain Khairizah, pengunjung lainnya yang datang berlibur ke Kota Tua Jakarta adalah Suwardi. Tinggal di Ciawi, Bogor. Da datang bersama istri, anak, dan cucunya langsung dari rumah menggunakan mobil.

"Saya datang ke sini tadi jam 11.00. Kapan lagi bisa liburan bareng keluarga. Anak saya sih yang ngajak ke sini. Sengaja dateng siang juga supaya gak ramai," katanya.

Rayani (18), sang anak mengatakan bahwa walaupun panas ia tetap menikmati bersepeda di pelataran Museum Fatahillah. Menurutnya, walaupun panas terik, ia tetap senang karena mengunjungi bersama keluarga.

"Baru pertama kali ke sini (Kota Tua). Gak masalah kalau panas sih ya. Yang penting perginya sama keluarga," katanya ketika turun dari sepeda.

Kota Tua Jakarta merupakan satu kawasan yang berada di tepi timur Sungai Ciliwung. Di kawasan Kota Tua Jakarta, terdapat beberapa museum yang dapat dikunjungi. Museum tersebut adalah Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Keramik, dan juga Museum Bank Mandiri.

Menata Tobasa Jadi Destinasi Wisata Dunia

TREVACATION, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, terus berbenah untuk menjadi salah satu destinasi wisata dunia, dengan mengandalkan 27 obyek wisata potensial yang layak dikembangkan.

"Kabupaten yang terletak di pinggir Danau Toba ini sangat potensial untuk dikembangkan serta memiliki peluang besar meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya," ujar Kepala Disbudpar Tobasa, Ultri Sonlahir Simangunsong di Balige, Selasa (23/6/2015).

Umumnya, menurut Simangunsong, potensi pariwisata di kabupaten ini mengetengahkan keindahan panorama alam Danau Toba, seperti pantai Lumban Silintong, dengan jarak tempuh hanya sekitar 10 menit dari kota Balige.

Selain itu "long beach Ajibata" yang dilengkapi sarana bermain olahraga air, serta pantai pasifik Porsea, Siregar Aek Nalas, dan pantai Janji Maria Tambunan. Obyek wisata lainnya, yakni makam pahlawan nasional Raja Sisingamangaraja XII yang gugur dalam perjuangannya melawan penjajah Belanda.

Persis di tengah kota Balige, terdapat pasar tradisional Onan Balerong yang dibuat pada zaman kolonial Belanda serta selalu menjadi pusat perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kemudian, Museum Batak TB Silalahi Center, pematang sawah Tampahan, Dolok Tolong dan Pahoda aerosport area serta old house Jangga Dolok di Kecamatan Lumbanjulu. Di samping itu, ada sirkuit alam Sibodiala yang memiliki panorama indah di sekeliling lintasan track balap motor serta obyek wisata pendidikan institute teknologi Del Sitoluama di Laguboti.

Wisata rohani makam Nommensen, seorang misionaris Jerman, penyebar Injil di kawasan Tapanuli, sekitar satu setengah abad lalu berada di Kecamatan Sigumpar berjarak sekitar 12 kilometer dari Balige atau berkisar 240 kilometer dari kota Medan.

Untuk memudahkan wisatawan lokal maupun luar mengenal lebih jauh daerah Tobasa, persis di depan kantor Disbudpar di pusat kota Balige, tourism map permanen berukuran sekitar 2x3 meter sudah dibangun pada November 2013.

Bahkan, lanjut Simangunsong, direncanakan buku panduan berisikan informasi ringkas tentang obyek-obyek wisata pilihan berikut data mengenai sarana dan prasarana pariwisata yang dibutuhkan selama melakukan perjalanan di Tobasa, akan dilengkapi aplikasi teknologi digital.

Buku panduan perjalanan wisata atau tourism map Tobasa itu dilengkapi "barcode" yang mempermudah pencatatan obyek tertentu dengan menggunakan hyperlink. "Pariwisata Tobasa perlu terus dibenahi secara holistik, dengan mengoptimalkan wisata budaya, wisata rohani serta wisata minat khusus," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Tobasa, Syamsudin Manurung menyebutkan, untuk dapat menjadi salah satu destinasi wisata nasional bahkan dunia, potensi wisata di Kabupaten tersebut perlu ditata secara maksimal.

Keunikan berbagai wisata budaya dan kuliner yang dimiliki kabupaten ini perlu digali serta terus dikembangkan. "Dinas Pariwisata setempat perlu melakukan berbagai promosi tentang keindahan dan keunikan parawisata yang ada di daerah ini," katanya.

Keindahan Taka Bonerate dan Liak Liuk Anak-anak Hiu

TREVACATION, Mulai ramai dikunjungi wisatawan, anak-anak hiu menjadi daya tarik wisata di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu staf taman nasional di Pekan Lingkungan Hidup, Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Berdasarkan data dari Taman Nasional Taka Bonerate, pada tahun 2014 jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 2.016 orang. Wisatawan nusantara yang datang 117 orang, sementara wisatawan mancanegara berjumlah 1.899 orang.

"Taka Bonerate mulai ramai dikunjungi tiga tahun belakangan. Karena ditemukan anak-anak hiu liar di Pulau Tinabo," kata Staf Taman Nasional Taka Bonerate.

Ia mengatakan anak-anak hiu tersebut hanya ada di Taman Nasional Taka Bonerate. Menurut Asri, hiu-hiu kecil tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia yang hidup secara liar.

Asri/TN Taka Bonerate Jembatan di Pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
"Kalau di tempat lain, hiu-hiu tersebut dikerangkeng. Kalau di sini, hiu-hiu hidup bebas," lanjut Asri.

Untuk dapat bertemu dengan hiu-hiu tersebut, lanjutnya, wisatawan hanya perlu pergi ke pinggir pantai dan membuat gerakan di dalam air. Kemudian, hiu-hiu kecil tersebut akan datang menghampiri.

"Kalau hiu-hiu di Tinabo ada setiap saat. Mereka peka dengan gerakan karena mengira akan ada makanan," ujarnya.

Taman Nasional Taka Bonerate memiliki resort-resort yaitu Resort Tarupa, Jinato, Rajuni Kecil, Passitalu Timur, Passitalu Tengah, dan Latondu. Di taman nasional tersebut, memiliki 26 titik penyelaman yang dapat diselami wisatawan.

Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan kepulauan karang yang berbentuk atol atau cincin. Pada awalnya, kawasan ini dikenal dengan nama Kepulauan Macan. Sebelum menuju titik-titik penyelaman, wisatawan terlebih dahulu harus menuju Pulau Selayar dan melanjutkan menggunakan perahu.

Pulau Weh Tujuan Utama Pariwisata Aceh

TREVACATION, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi utara pariwisata di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

"Kami menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi pariwisata utama di Aceh selain sudah dikenal di dunia, Pulau Weh potensinya menjanjikan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi di Banda Aceh, Senin (8/6/2015).

Pulau Weh lebih dikenal dengan Sabang. Pulau ini merupakan wilayah administratif Pemerintah Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Selain dikenal banyak memiliki tujuan pariwisata, Pulau Weh yang jaraknya sekitar 18 mil laut dari daratan Pulau Sumatera, masuk dalam kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

Menurut Reza, tujuan dijadikannya sebagai destinasi utama agar Pulau Weh menjadi pintu gerbang pariwisata Aceh, serta mendukung pariwisata di 23 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh.

"Dari Pulau Weh, wisatawan bisa melanjutkan pelancongannya ke berbagai destinasi wisata lainnya di Provinsi Aceh. Dan ini akan menguntungkan wisatawan karena bisa melihat keberagaman pariwisata di provinsi ini," katanya.

Selain itu, lanjut Reza, tujuan menjadikan Pulau Weh sebagai destinasi utama pariwisata Aceh adalah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh menjadikan Sabang sebagai daerah unggulan tujuan wisata nasional.

Untuk menjadikan Pulau Weh destinasi utama pariwisata Aceh, menurut Reza, pihaknya memperkuat infrastruktur yang ada serta membangun informasi pariwisata Aceh agar wisatawan mengetahui destinasi wisata lainnya di provinsi ini.

Misalnya, jika wisatawan ingin mengetahui pariwisata Muslim, bisa berkunjung ke Banda Aceh. Atau pun ingin berwisata sejarah, bisa berkunjung ke Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

"Tidak hanya Sabang dengan Pulau Weh. Kami juga mempromosikan destinasi pariwisata lainnya di Provinsi Aceh. Karena daerah ini memiliki potensi pariwisata menjanjikan"

Sungai Singapura Saksi Sejarah Peradaban Singapura

TREVACATION, Sungai Singapura memiliki andil terpenting dalam perkembangan Negeri Singa. Di sisi sungai sepanjang 3,2 kilometer itu, dimulailah kisah sebuah perkampungan nelayan pada abad pertengahan yang menjelma menjadi salah satu pusat perniagaan dunia pada era modern.

Pembangunan Singapura modern diawali dari sebuah perjalanan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Sir Thomas Stamford Raffles pada Januari 1819. Memasuki wilayah Singapura melalui mulut sungai tersebut, Raffles menganggap wilayah tersebut strategis sehingga ia memutuskan membangun pulau yang mayoritas wilayahnya saat itu masih berupa rawa menjadi sebuah pusat pelabuhan bebas.

Raffles memulai seluruh pembangunan Singapura sebagai pusat niaga dari sisi sungai tersebut. Pada tahun kedatangannya, ia membangun gedung pemerintahan di sisi utara sungai. Sekitar empat tahun berselang, di sisi sungai tersebut dibangun Boat Quay yang menjadi kantor, gudang, dan dermaga bagi para pelaut dari sejumlah wilayah, seperti Tiongkok, India, Melayu, hingga Bugis yang berdagang di Singapura. Boat Quay adalah pusat perdagangan pertama di Singapura.

Napas pembangunan Singapura melalui tepi sungai tetap dipertahankan ketika negara itu merdeka pada 1965. Selain melestarikan berbagai dermaga di tepi sungai, seperti Boat Quay, Clarke Quay, dan Robertson Quay, Pemerintah Singapura juga menjadikan sungai sebagai ajang mempertontonkan kedigdayaan ekonomi mereka. Hal itu bisa disaksikan dengan kehadiran puluhan gedung pencakar langit dan tentunya Marina Bay Sands yang melatari pemandangan sungai.

Saat menelusuri Sungai Singapura menggunakan bumboat atau perahu kayu. Perjalanan dibagi dalam empat kategori wilayah, yaitu Robertson Quay, Clarke Quay, Boat Quay, dan Marina Bay. Di tiga wilayah pertama disajikan pemandangan pusat perdagangan masa lalu berupa rumah toko (ruko) bergaya arsitektur lawas khas Eropa abad ke-20, tetapi telah dipugar kembali dengan dinding berwarna-warni.

Tak hanya itu, sejumlah gedung peninggalan kolonial Inggris juga masih berdiri kokoh. Beberapa di antaranya adalah Victoria Theater yang dibangun tahun 1862, Museum Peradaban Asia yang berfungsi sebagai gedung pengadilan pada 1865, dan Katedral Saint Andrew yang dibangun pada 1855.

Kesan klasik pun tercipta dari kehadiran beberapa jembatan yang membelah sungai tersebut. Jembatan-jembatan itu dibangun ketika masa kolonial Inggris. Tak sulit mengetahui usia jembatan tersebut sebab nama dan tahun pembuatan tertulis di badan jembatan. Di antaranya ada Jembatan Coleman yang dibangun pada 1840, Jembatan Cavenagh yang dibangun pada 1869, dan Jembatan Ord yang dibangun pada 1886.

Untuk bernostalgia dengan kehidupan masyarakat Singapura tempo dulu, sejumlah patung diciptakan. Patung tersebut menjadi penanda betapa peran sungai bagi kehidupan sehari-hari warga Singapura pada masa lampau amat penting. Ada patung First Generation yang menggambarkan lima anak yang hendak berenang ke sungai, patung A Great Emporium yang menggambarkan aktivitas pedagang di sisi sungai, dan ada patung Makan Angin yang mendeskripsikan kebiasaan keluarga di Singapura menghabiskan sore hari menikmati deburan angin sungai. Semua patung itu mengenang kejadian pada masa lalu yang mustahil ditemui pada masa kini.

Memasuki sisi selatan sungai, pemandangan Singapura modern mendominasi. Apabila sebelumnya cukup terlena dengan kawasan dan bangun bersejarah, pemandangan itu berganti dengan pemandangan puluhan gedung pencakar langit setinggi ratusan meter yang menjadi simbol imperium ekonomi Negeri Singa.

Selain itu, ada pula bangunan simbolik Singapura yang menghiasi sisi sungai. Sebut saja patung ikonik Merlion, gedung pertunjukan berbentuk durian Esplanade, bangunan berbentuk tulip yang tak lain ArtScience Museum, Jembatan Helix yang menyerupai bentuk DNA, serta yang paling monumental Marina Bay Sands.

Upaya 10 tahun

Menjadikan Sungai Singapura seperti saat ini bukanlah pekerjaan yang mudah dan murah, bahkan bukan pula karena peninggalan masa lalu. Layaknya sungai di mayoritas negara Asia yang menjadi pintu masuk saudagar dari beberapa bangsa, Sungai Singapura pun terlihat kumuh oleh kehadiran kapal nelayan yang tidak teratur serta polusi oleh limbah peternakan dan pedagang pada masa lalu. Kala itu terjadi pendangkalan karena puing dan sampah banyak yang mencemari sungai.

Untuk mengembalikan daya tarik Sungai Singapura sebagai pusat peradaban, Perdana Menteri Lee Kuan Yew menggalakkan kampanye pembersihan sungai pada 1977. Targetnya sederhana, ia ingin dalam 10 tahun warga Singapura sudah bisa kembali memancing di sungai tersebut. Dengan menghabiskan dana sekitar 170 juta dollar Singapura, Sungai Singapura kembali bersih pada 1987.

Pada tahun yang sama, dimulai pula kampanye melarang mengotori sungai atau jalan air di seluruh wilayah Negeri Singa. Alhasil, hingga kini Sungai Singapura telah menjadi daya tarik wisata serta menjadi simbol pertumbuhan ekonomi Singapura.

Dalam perjalanan itu, tak bisa ditepis impian menikmati lagi Sungai Ciliwung di Jakarta kembali dapat dilewati kapal-kapal kayu yang menjadi moda transportasi andalan sejak pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Atau melihat bocah berenang di jernihnya air sungai. Tidak lagi mencium bau tak sedap dari sungai dan menyaksikan kondisi sungai yang dangkal dan penuh sampah.

Soba Mi Sehat dari Negeri Sakura

TREVACATION, Banyak yang mengira, seluruh kandungan mi adalah sama. Kandungan karbohidrat yang tinggi tak jarang membuat mi dipandang sebagai panganan yang tidak sehat.

Namun, buang jauh-jauh pemikiran itu jika bertemu dengan soba. Salah satu varian mi dari Negeri Sakura ini diklaim sebagai mi tersehat dibanding dengan jenis mi lainnya. “Mi yang lain memakai gandum, tepung gandum. Kalau soba pakai daun, sayuran yang dikeringkan,”

Soba terbuat dari buckwheat, sejenis gandum yang mengandung asam amino dan kaya akan flavonoids. Kelebihan buckwheat dibanding padi atau jenis gandum lain adalah kandungan protein dan vitamin yang lebih banyak serta kandungan mineral, magnesium besi, zinc, tembaga, dan mangan yang lebih banyak.

Mengonsumsi soba secara berkala juga dipercaya bisa membantu menjaga dinding pembuluh darah awet muda serta mengontrol tekanan darah. Hal itu disebabkan kandungan glukosa yang lebih rendah dalam soba.

“Selain melancarkan peredaran darah, soba juga rendah kalori, juga anti kolesterol, anti aging juga,”

Tak hanya dipercaya baik untuk kesehatan, soba juga diyakini dapat menambah umur panjang bagi masyarakat Jepang. Terdapat sebuah budaya tradisional untuk mengonsumsi soba di Jepang yang disebut Toshikoshi-Soba. Bentuk soba yang kecil dan panjang dimaknai sebagai umur panjang dengan penuh kesehatan dan keberuntungan yang kekal. Toshikoshi-Soba biasa dilakukan saat tahun baru.

Keunikan lain adalah cara memakan soba. Soba yang bisa disajikan dalam dua cara, yakni panas dan juga dingin, memiliki cara tersendiri untuk menyantapnya. Masyarakat Jepang biasanya memakan soba dengan cara menyedot soba beserta kuahnya hingga menghasilkan bunyi “slurp”. Meskipun di beberapa negara lain kebiasaan ini dianggap tidak wajar, namun bagi masyarakat Jepang cara makan ini dinilai bisa meningkatkan selera makan mereka.

Indahnya Sunset Pasir Putih Tambio'e

TREVACATION, Pasir putih itu memanjang ratusan meter, seolah memasrahkan diri diempas buih-buih ombak kecil yang datang dari lautan bebas. Orang lokal menyebut pantai itu dengan nama Tambio'e. Sebuah pantai indah di tepi jalan Beo, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara.

Inilah salah satu pantai yang mempesona di Pulau Karakelang, pulau terbesar di Talaud, kabupaten perbatasan yang ada di ujung Utara Sulawesi. Talaud menjadi garda terdepan NKRI yang berhadapan langsung dengan negara Filipina. Beberapa pulaunya, seperti Intata, Marore, Marampit bahkan menjadi patokan tapal batas Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) perairan Indonesia dengan negara lain.

Di Tambio'e anda dapat merasakan lembutnya pasir putih yang eksotis, tanpa gangguan yang berarti. Embusan angin dari lautan Pasifik menambah suasana romantis. Ajaklah para bocah yang rajin datang ke pantai itu untuk bermain bola. Dengan senang hati mereka akan meladeni anda. Jika merasa capai, tunggulah para nelayan merapatkan perahu mereka ke pantai dan belilah beberapa ekor ikan yang baru saja ditangkap.

Dari ibu kota Provinsi Sulut, Manado anda dapat pergi ke Talaud dengan pesawat terbang. Tersedia penerbangan dua kali setiap hari, dari Bandara Samratulangi Manado ke Bandara Melonguane di Talaud. Tersedia juga kapal laut yang berlayar dari Pelabuhan Manado. Di Melonguane terdapat banyak penginapan. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit dari Melonguane ke Tambio'e.

Dan jika berada di Talaud, jangan lupa pula untuk menyisihkan waktu mengunjungi beberapa lokasi yang tidak kalah indahnya dengan Tambio'e. Daerah perbatasan ini memang menyimpan potensi wisata yang memerlukan perhatian dan pengelolaan yang lebih serius. Sudah waktunya mengembangkannya menjadi salah satu daya tarik garda depan NKRI.

Kuliner Hidangan Halal di Taipei

TREVACATION, Wisatawan muslim bisa jadi merasa khawatir tidak bisa menemukan makanan halal di negara yang mayoritas penduduknya merupakan non-muslim, seperti Taiwan. Namun bila tekun menjelajah dan mencari informasi, sebenarnya banyak juga restoran yang menyediakan hidangan halal.

Di Taipei City, salah satu restoran halal yang paling terkenal adalah Kunming Islamic Food. Resto ini berlokasi di Fuxing N Road, Zhongsang District. Letaknya tidak jauh dari Stasiun MRT Nanking.

Pemiliknya bernama Haji Yacoob Mah (40). Ia mengelola rumah makan ini bersama Fatima, istrinya yang jago memasak. Menurut panduan dari Taiwan Tourism Bureau, restoran ini menyajikan "exotic food".

Yacoob sendiri mengaku masakannya mendapat pengaruh dari berbagai negara. Berawal dari masakan halal bercita rasa Yunan, China, kini makanan yang dia hidangkan mendapat pengaruh dari mana-mana. Yacoob dan istrinya mengaku tidak segan belajar masakan dari tamu-tamunya.

Sebagian besar makanan yang disajikan di restoran itu bercita rasa India, berkuah kari yang pekat dan cenderung pedas. Namun rasanya sangat lezat.

"Banyak turis Indonesia dan Malaysia. Tetapi pengunjung restoran saya bukan cuma muslim, banyak juga orang non-muslim yang menjadi tamu kami," ujar Yacoob, Kamis (21/5/2015) malam.

Yacoob menjelaskan, ia mendirikan restoran itu 22 tahun yang lalu. Sebelum membuka restoran, dia bekerja sebagai karyawan di perusahaan furnitur.

"Saya tergerak membuka restoran karena di sini sulit sekali mencari makanan halal buat muslim seperti saya. Kebetulan istri saya pintar memasak," lanjut ayah dua anak itu.

Ada beberapa hidangan paling populer dari rumah makan ini, yakni kari ayam dan kentang yang bercita rasa India, musakka (daging sapi yang dimasak dengan terung, paprika hijau, dan tomat), serta ayam tandoori. Hidangan lain yang menjadi favorit tamu adalah chilli prawn.

Ada hiasan khas yang bisa dilihat di restoran Yacoob Mah, yaitu uang kertas dari berbagai negara yang dipasang di setiap meja. Menurut Yacoob, hiasan itu tidak disengaja.

Menurut Yacoob, itu berawal dari kunjungan seorang pedagang dari Timur Tengah yang setiap hari makan di restorannya setiap hari selama berada di Taipei. Pada hari terakhir, uang dollar Taiwannya tidak cukup untuk membayar makanannya.

Kepada pelanggannya itu, Yacoob mengatakan bila ke Taiwan lagi dia bisa membayarnya. Yacoob juga menolak ketika pelanggan itu akan membayar dengan uang dari negara asalnya sebagai kenang-kenangan.

Akhirnya pelanggan itu menyelipkan selembar kertas uang dari negaranya di bawah kaca pelapis meja. Yacoob pun membiarkan saja uang itu "menghias" meja restorannya.

"Lama-lama pelanggan dari negara lain menyelipkan uang mereka di bawah kaca. Ada juga yang tanda tangan di uang itu," kata pria yang pernah bekerja di sebuah perusahaan furnitur itu.

Meskipun restorannya memiliki banyak pelanggan, Yacoob tidak berniat membuka restoran baru sebagai cabang. "Ini saja sudah cukup," kata dia mengakhiri pembicaraan.

Tips Komunikasi di Tiongkok

TREVACATION, kanjinya sudah pasti asing bagi kita. Pengucapannya juga, aksennya asing di telinga. Kata-katanya apalagi. Bikin pusing kepala barbie kalau kata anak sekarang. Kemudian bagaimana kita bisa jalan-jalan di negara ini? Bagaimana memilih makanan? Bagaimana berkomunikasi dengan orang lokal? Di jalan, di toko, atau di hotel?

Ah, tenang dulu. Jangan terlalu takut. Esensi dasar dari bahasa adalah komunikasi. Terpenting dari komunikasi adalah saling mengerti dan memahami. Jadi selama masih banyak jalan menuju Roma maka masih banyak juga cara komunikasi selain dengan kata dan ucapan.

Secara umum orang lokal Tiongkok baik dan ramah. Masyarakat Tiongkok sangat senang dan bersedia membantu orang asing. Hanya gaya dan bahasa saja yang sering mengesalkan. Maklum saja karena kita memiliki bahasa yang berbeda. Ada beberapa orang yang judes atau acuh tapi jumlahnya tidak banyak. Jadi yang utama jangan takut untuk minta bantuan orang lokal.

Berikut beberapa tips cara berkomunikasi saat melancong ke Tiongkok.

1. Bahasa Tarsan

Bahasa tubuh adalah bahasa universal. Makan dengan memasukkan jari-jari tangan ke mulut. Lapar dengan menepuk-nepuk perut. Uang dengan menunjuk dompet atau menggesek jari tengah dan jempol. Ada banyak lagi bahasa tubuh atau bahasa tarsan yang biasa digunakan manusia diseluruh dunia.

Tidak enaknya bahasa tarsan adalah mungkin kita akan kesulitan mengungkap beberapa kata yang kita maksud. Tidak semua kata dan perasaan bisa diungkap dengan bahasa tubuh. Misalnya: saya ingin membeli tiket bus ke kota Beijing. Juga bebarapa kata yang sulit digambarkan seperti: roti, nasi, toilet, nama hari, dan lain-lain.

2. Tulis dan terjemahkan

Cara ini yang dirasa paling bijak. Tulislah kata atau kalimat yang kita butuhkan. Kemudian minta kepada teman yang bisa menulis kanji Tiongkok untuk diterjemahkan. Bisa juga minta diterjemahkan oleh staf penginapan yang biasanya bisa bahasa Inggris. Namun kadang bahasa Inggris mereka juga terbatas.

Tergantung tulisannya ribet atau mudah. Kalau ribet misalnya banyak atau panjang, sebaiknya dipersiapkan dari tanah air. Misalnya: saya tidak makan babi. Tulislah di atas kertas atau buku notes. Terjemahkan ke tulisan kanji Tiongkok. Jadi saat masuk restoran, tunjukkan tulisan kanjinya ke staf restoran. Maka mereka akan paham.

Susun beberapa kata yang akan sering dibutuhkan. Biasanya yang penting ditulis adalah: toilet, nama dan alamat penginapan, nama tempat tujuan, termasuk beberapa kata seperti nasi, air minum, pedas, gula, garam, harganya berapa, jam berapa, dan lain-lain.

Semuanya bisa ditulis di buku notes perjalanan atau di atas kertas kecil. Jika mampu, beli kamus bahasa Tiongkok. Kamus kata akan agak ribet saat mencari kata. Lebih baik cari kamus khusus keperluan perjalanan. Walau agak sulit ditemukan, kamus seperti ini akan sangat menolong.

3. Kamus Gadget

Unduh kamus atau terjemahan yang tersedia di laman-laman internet di gadget yang kita bawa. Ini juga mudah dan simpel. Tinggal ketik dan hasilnya tunjukkan ke lawan bicara. Kadang ada alat yang menggunakan mesin bicara juga. Banyaknya memang baru bisa digunakan saat ada koneksi wifi dan jaringan internet. Ada juga yang bisa setelah diunduh langsung bisa dipakai tanpa perlu koneksi internet.

Obyek Wisata di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar

TREVACATION, Sumatera Barat dapat menjadi salah satu pilihan destinasi wisata bagi para wisatawan untuk berlibur akhir pekan. Berbagai obyek wisata alam dan budaya terdapat di provinsi yang terkenal dengan ciri khas arsitektur Rumah Gadang ini. Berbagai objek wisata yang ada di Sumatera Barat yaitu Lembah Harau, Lembah Anai, Pantai Padang, Jam Gadang Bukit Tinggi, Istana Pagaruyung, Danau Singkarak, Danau Maninjau, dan berbagai obyek wisata lain.

Namun Sumatera Barat memiliki potensi obyek wisata lain tak kalah menarik yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan. Pulau-pulau besar dan kecil yang berbatasan dengan Samudera Hindia menawarkan keindahan alam yang indah. Bukit-bukit dan air terjun yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan dapat menjadi alternatif wisata yang terjangkau dari Kota Padang. Berikut adalah lima obyek wisata wajib dikunjungi di Kabupaten Pesisir Selatan.

1. Pulau Setan

Biru laut, pasir pantai, dan keheningan pulau yang tak berpenghuni ini akan menemani wisatawan yang berkunjung ke Pulau Setan. Dengan ombak yang kecil, wisatawan dapat berenang di sekitar tepi laut. Jika tidak ingin berenang, mengelilingi pulau juga menjadi salah satu pilihan kegiatan yang dapat dilakukan.

Pulau Setan terletak di sebelah barat Sungai Pisang dan di sebelah timur Pulau Pasumpahan. Wisatawan dapat menuju Pulau Setan dengan menempuh perjalanan laut dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok Tarusan. Perahu-perahu di TPI Carocok Tarusan siap mengantarkan menuju Pulau Setan dengan tarif pergi pulang (PP) Rp 20.000/orang.

2. Pantai Carocok Painan

Terletak di Kecamatan IV Jurai, Pantai Carocok Painan merupakan salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal di Sumatera Barat. Memiliki jarak tempuh sekitar 77 kilometer dari Kota Padang dan ditempuh dalam waktu dua jam. Di Pantai Carocok Painan memiliki jembatan yang menghubungkan dengan Pulau Batu Kareta. Wisatawan dapat menyeberang dengan berjalan kaki.

Tidak jauh dari Pulau Batu Kareta, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Cingkuak menggunakan perahu. Biaya yang dibutuhkan adalah Rp 20.000/orang untuk pergi dan pulang. Di Pulau Cingkuak, wisatawan dapat menikmati berbagai wahana olahraga air seperti banana boat, jetski, donat boat, dan berbagai variasi bentuk perahu karet. Harga yang ditawarkan untuk mencoba mencoba wahana air cukup bervariasi mulai dari Rp 20.000-Rp 150.000.

3. Bukit Langkisau

Puas bermain di laut, wisatawan dapat menuju Bukit Langkisau yang terletak tak jauh dari Pantai Carocok Painan. Bukit Langkisau hanya berjarak sekitar dua kilometer atau 10 menit ditempuh dengan kendaraan bermotor. Di Bukit Langkisau, wisatawan dapat menikmati pemandangan sepanjang pantai pesisir selatan, Sumatera Barat dan pemukiman warga serta jajaran Bukit Barisan Selatan yang memanjang.

Untuk para pencinta olahraga udara, di Bukit Langkisau dapat mencoba paralayang dan paramotor. Wisatawan dapat terbang dengan para pilot yang telah tersertifikasi oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Harga yang ditawarkan untuk menikmati olahraga udara tersebut yaitu sebesar Rp 300.000. Selain itu, kegiatan yang dapat dilakukan di Bukit Langkisau adalah melihat matahari terbenam.

4. Jembatan Akar Bayang

Ternyata Sumatera Barat juga memiliki jembatan akar seperti di Baduy, Banten. Jembatan akar ini bernama Jembatan Akar Bayang. Jembatan Akar Bayang ini terletak di Kampung Pulut-Pulut, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. Ditempuh dari Painan, objek wisata unik ini berjarak sekitar 24 kilometer. Jika ditempuh dari Kota Padang, wisatawan dapat menemukan jembatan akar ini setelah menempuh perjalanan sekitar 65 kilometer. Jembatan akar ini terbentuk dari akar-akar pohon beringin yang saling melilit sehingga membentuk jembatan.

Jembatan Akar Bayang merupakan jembatan penghubung antara Kampung Puluik-Puluik dan Kampung Lubuk Silau. Di bawah jembatan akar, mengalir deras Sungai Bayang. Jalinan akar-akar pohon beringin yang membentuk jembatan ini dipercaya sudah ada sejak tahun 1916. Untuk memasuki obyek wisata Jembatan Akar Bayang ini, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

5. Air Terjun Bayang Sani

Terletak sekitar tiga kilometer sebelum Jembatan Akar Bayang, wisatawan dapat menemukan sebuah pertigaan yang menuju obyek wisata Air Terjun Bayang Sani. Wisatawan dapat gemericik empat aliran air terjun yang mengalir deras sepanjang waktu. Air Terjun Bayang Sani memiliki tinggi sekitar 80 meter dan merupakan salah satu air terjun terbesar di Sumatera Barat.

Wisatawan dapat menikmati aliran air terjun yang jernih. Terdapat toilet dan ruang ganti di dekat lokasi air terjun. Jika perut lapar, wisatawan tak perlu takut karena terdapat warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Sambil menikmati santapan yang tersedia dari warung-warung, jika beruntung wisatawan dapat melihat monyet-monyet yang melompat di tengah rimbun pepohonan. Harga tiket masuk untuk masuk ke obyek wisata Air Terjun Bayang Sani adalah Rp 5.000.

6. Bukit Mandeh

Tiba di Puncak Bukit Mandeh, wisatawan akan disambut dengan panorama Teluk Mandeh dengan jajaran pulau-pulau. Warna biru laut siap menyihir mata para wisatawan yang mengunjungi Bukit Mandeh ini. Bukit Mandeh terletak di dekat Tempat Pelelangan Ikan Carocok Tarusan sekitar tiga kilometer. Perjalanan dapat ditempuh menggunakan motor dan mobil.

Untuk menikmati pemandangan di Bukit Mandeh, wisatawan tidak dikenakan biaya. Terdapat satu warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Tak perlu khawatir untuk tempat parkir kendaraan. Terdapat tempat parkir yang cukup luas dan dapat menampung mobil dan motor. Untuk menuju ke Puncak Bukit Mandeh, wisatawan tidak dapat menggunakan bus karena jalan yang kecil dan berkelok.

Mengenal Kuliner Khas Kepulauan Riau

TREVACATION, Bagi warga Jakarta yang ingin mencicipi kuliner khas Kepulauan Riau (Kepri), tak perlu jauh-jauh terbang ke provinsi di wilayah Sumatera ini. Sebuah festival makanan bertajuk “Kepri Culinary Festival” hadir untuk menyapa para pecinta kuliner ibukota.

"Orang Indonesia suka kuliner, kita ingin branding bahwa Kepri adalah destinasi wisata kuliner,” jelas Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Kepulauan Riau, Sapril Sembiring, di Jakarta, Sabtu (16/5/2015).

Memiliki wilayah laut yang besar, lanjut Sapril, membuat Kepri kaya akan hidangan laut yang segar dan lezat. Karena itu, hidangan laut menjadi salah satu kuliner yang menonjol di Kepri.

“Kita punya kawasan bahari yang kaya jadi punya seafood yang besar. Cuma kalau sekarang kita enggak bisa (bawa seafood) karena nanti tidak segar,” kata Sapril.

Secara garis besar, kuliner Kepri terpengaruh oleh dua jenis kebudayaan, yakni Tiongkok dan juga Melayu. Untuk Tiongkok, lebih condong kepada makanan-makanan sejenis bakmie. Sementara Melayu hadir dengan kue-kue dan juga kari.

Terdapat sekitar 26 jenis makanan yang ada dalam festival makanan ini. Para pengunjung bisa mencicipi makanan-makanan khas Kepri yang berasal dari tujuh kabupaten kota, yakni Batam, Bintan, Karimun Tanjungpinang, Natuna, Anambas, dan Lingga.

Salah satu yang menonjol adalah Lakse. Makanan yang dibawa langsung dari Tanjungpinang ini bentuknya seperti mi yang terbuat dari tepung sagu. Uniknya, Lakse ditaruh dalam sebuah daun bernama daun semangko. Lakse dimakan bersama kuah kari yang terbuat dari campuran ikan dan juga santan yang menghasilkan rasa gurih dan juga pedas.

Kuliner menarik lainnya adalah salad pulut. Jika didengar dari namanya, terbayang sebuah hidangan dengan campuran sayuran segar yang disantap bersama mayones atau campuran minyak zaitun dan juga lemon sebagai pelengkap. Namun, salad pulut khas Kepri merupakan sebuah kue manis berbentuk mangkuk yang terdiri dari dua lapis. Lapisan luar terbuat dari santan dengan ketan yang menjadi lapisan dalamnya. Ada juga kue-kue khas Kepri, seperti putu mayang, kole-kole, tepung gomak, juga tepung bungkus.

Jangan lupa juga untuk mencicipi gonggong. Gonggong merupakan sebuah hewan yang menyerupai siput atau keong. Biasanya gonggong disajikan dengan cara direbus dan disantap bersama sambal khusus.

Kepri Culinary Festival merupakan rangkaian program pariwisata "Pesona Kepri Pesona Indonesia". Festival makanan ini digelar selama dua hari pada 16-17 Mei 2015 di Mall of Indonesia Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Keindahan Sape yang Terlewatkan

TREVACATION, Sape adalah pelabuhan paling timur di Pulau Sumbawa dan merupakan bagian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pelabuhan ini memiliki peran penting bagi kapal feri yang akan menyeberangkan wisatawan ke Labuan Bajo, di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Banyak dari teman traveler dan fotografer melewati Sape karena sudah tidak sabar ke Taman Nasional Komodo. Padahal di daerah Sape inilah ternyata banyak sekali pantai dan pulau pulau kecil yang sangat indah. Saya punya waktu sehari untuk mengeksplor keindahan Sape. Ternyata di sini ada kawasan pantai Lariti di mana untuk menuju ke sana saja jalanannya masih tanah dan berbatu. Tetapi disini kita bisa melihat pemandangan yang sangat memukau.

Di kawasan Pantai Lariti inilah ada beberapa pulau. Uniknya dari pulau di Lariti ini ada jalan berpasir untuk menuju pulau. Untuk bisa menikmati Pulau Lariti dan agar bisa berjalan di atas jalan berpasir ini disarankan untuk datang  pada pagi hari. Alasannya, jam 7 sampai dengan jam 8 pagi adalah saat terbaik di mana air laut surut, dan jalan berpasir terlihat sangat jelas di sini.

Kalau sudah melewati jam 11 siang, air laut semakin pasang dan kita tidak bisa melihat lagi dengan jelas jalan berpasir ini. Sayangnya di sekitar pantai banyak terdapat tambak udang yang berpotensi merusak lingkungan sekitar.

Kota Sape berjarak 3 jam perjalanan dari Kota Bima. Jika anda mampir di kota Bima saya sangat menyarankan Anda untuk mengunjungi Sape dan terutama kawasan pantai Lariti ini, karena di sepanjang perjalanan kita bisa melihat banyak terasering sawah yang sangat memanjakan mata.

Keindaha Danau Air Asin di Pulau Satonda

TREVACATION, Satonda adalah destinasi wisata yang menjadi buah bibir para traveler dan fotografer. Kenapa? Karena di tengah Pulau Satonda terdapat danau air asin dan terkenal luar biasa indahnya. Beruntung saat ini ada teknologi drone sehingga saya bisa memotret sebagian pulau dari udara yang tampak pulau dan danaunya sekaligus.

Yang membuat Pulau Satonda terkenal sampai mancanegara karena dahulu ada dua ilmuwan Eropa, Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak meneliti Danau Satonda pada tahun 1984, 1989 dan 1996. Hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa Satonda adalah fenomena langka karena airnya yang asin dengan tingkat kebasaan (alkalinitas) sangat tinggi dibandingkan air laut umumnya. Keduanya berpendapat, basin Satonda muncul bersamaan dengan terbentuknya kawah tua yang berumur lebih dari 10.000 tahun lalu.

Pulau Satonda di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, ini unik karena berupa daratan vulkanis yang terbentuk karena letusan gunung api di dasar laut sedalam 1.000 meter sejak jutaan tahun lalu. Pulau Satonda juga menyimpan kekayaan terumbu karang di perairan sekitarnya. Pulau Satonda telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) pada tahun 1999 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan karena potensi alam lautnya memiliki kekayaan terumbu karang.

Danau purba di Pulau Satonda ini terbentuk dari letusan Gunung Satonda beribu-ribu tahun lalu. Gunung api Satonda konon berumur lebih tua dari Gunung Tambora, atau tumbuh bersamaan dengan beberapa gunung api parasit yang tersebar di sekeliling Tambora. Danau yang terbentuk di kawah Satonda dulunya terisi air tawar. Letusan Gunung Tambora yang mengakibatkan tsunami mengantar air laut mengisi kawah tersebut dan mengubahnya menjadi danau air asin hingga hari ini.

Untuk mencapai Pulau Satonda menghabiskan waktu 3-4 jam perjalanan darat dari Kota Dompu, Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya untuk menuju pulau ini Anda dapat menggunakan perahu cadik bermotor dari desa terdekat, yaitu Desa Nangamiro.

Selama perjalanan menuju pulau yang biasanya memakan waktu sekitar 1 jam tersebut, tarif per orang dikenakan Rp 25.000. Tiba di Pulau Satonda bagi yang suka dengan tantangan alam bisa langsung mendaki untuk melihat dengan jelas danau purba Satonda dari atas bukit. Lama perjalanan trekking ini kurang lebih 1,5 jam. Tetapi jika ingin bersantai anda bisa ke bawah untuk menikmati dan mandi di Danau Satonda. Ketika kita sampai di puncak bukit, danau cantik dan unik berwarna hijau yang dinamakan Danau Satonda itu terhampar tenang di tengah kaldera yang dikepung oleh hijau pepohonan.

BARRY KUSUMA Pulau Satonda dengan danau air asinnya di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Gunung api Satonda konon berumur lebih tua dari Gunung Tambora, atau tumbuh bersamaan dengan beberapa gunung api parasit yang tersebar di sekeliling Tambora. Danau yang terbentuk di kawah Satonda dulunya terisi air tawar. Letusan Gunung Tambora yang mengakibatkan tsunami mengantar air laut mengisi kawah tersebut dan mengubahnya menjadi danau air asin hingga hari ini.

Di tepi danau, Anda akan melihat pohon yang berbuah batu. Batu-batu tersebut memang sengaja digantungkan oleh wisatawan yang sempat berkunjung ke sana. Karena konon batu-batu yang digantung tersebut mewakili doa dan harapan orang-orang yang dipercaya akan terkabul.

BARRY KUSUMA Pulau Satonda di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Untuk mencapai pulau dan Danau Satonda ada beberapa alternatif jalur yang dapat dipilih. Dari Sumbawa Besar, perjalanan menuju Desa Nangamiro dapat ditempuh selama 8 jam berkendara. Apabila Anda dari Dompu, perjalanan menuju desa kecil tersebut sekitar 5 jam. Dari pelabuhan Nangamiro, perjalanan menuju Pulau Satonda dapat ditempuh menggunakan perahu selama kurang lebih setengah sampai satu jam perjalanan. Tarif perahu sekitar Rp 25.000 per orang.

Alternatif lain adalah dengan cara naik kapal pesiar dari Pulau Bali atau Lombok, mengambil jurusan Flores. Kapal pesiar memang kerap mampir di Pulau Satonda sebelum melanjutkan perjalanan (biasanya) menuju Taman Nasional Komodo.

Berwisata di Pulau Cingkuak

TREVACATION, Para wisatawan kian menikmati titik-titik pariwisata di pesisir selatan Sumatera Barat. Salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan adalah Pulau Cingkuak. Lokasi yang terjangkau dan wahana olahraga air menjadi alasan para wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata air ini.

"Ke sini (Pulau Cingkuak) mau lihat laut dari puncak pulau. Sudah tahu dari tahun lalu. Sudah dua kali ke sini. Dekat sih dari kota Painan," kata wisatawan dari Kabupaten Pesisir Selatan bernama sisri.

Datang bersama tiga orang lainnya, Sisri mengaku pemandangan laut dan obyek wisata sejarah berupa Benteng Portugis juga menjadi daya tarik untuk mengunjungi Pulau Cingkuak. Ia sengaja datang untuk mengisi liburan akhir pekan. "Fasilitasnya juga cukup lengkap. Lumayan deh liburannya," tambahnya.

Pemandangan laut dan wahana olahraga air pun menjadi pilihan wisata keluarga bagi para wisatawan. Itu yang diakui oleh Chandra dan Nila yang datang dari Kota Solok, Sumatera Barat bersama anggota keluarga. Mereka menikmati atraksi wisata air berupa banana boat dan jetski. "Dari Solok naik mobil bertujuh. Mau coba wahana air di sini. Memang senang olahraga air. Sekali-sekali coba karena kan aman di sini. Lautnya dangkal," kata Chandra sebelum mencoba wahana olahraga air banana boat.

Chandra mengatakan kunjungan ini merupakan kedua kali sejak tahun 2012 mengetahui informasi dari mulut ke mulut dan jejaring sosial seperti instagram dan facebook. Karena lokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya, ia cukup berwisata dalam waktu satu hari. "Karena dekat jadi pilihan. Kami jadi tertarik ke sini," katanya.

Pulau Cingkuak terletak di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sebelum menyeberang dengan perahu ke Pulau Cingkuak, wisatawan harus menuju Pantai Carocok. Dari Kota Padang menuju Pantai Carocok ditempuh sejauh 77 kilometer lewat jalur darat.

Festival Makanan di Kampoeng Tempo Doeloe

TREVACATION, Bagaimana rasanya menjelajah waktu ke dalam masa Jakarta tempo dulu? Tak hanya sekadar jalan-jalan biasa, para pengunjung juga bisa mencicipi beragam sajian kuliner yang ditawarkan rangkaian Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2015 yang digelar di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara ini.

Dalam festival makanan bertajuk Kampoeng Tempo Doeloe ini, JFFF menghadirkan suasana Pelabuhan Sunda Kelapa ke dalam acara ini. Tema Pelabuhan Sunda Kelapa dipilih untuk mengingatkan para pengunjung, khususnya yang berasal dari Jakarta, jika terdapat sebuah kawasan yang pernah menjadi ikon penting bagi Jakarta yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Dekorasi tempo dulu coba dihadirkan dengan booth-booth bergaya kolonial klasik dan ratusan kursi serta meja kayu. Festival makanan ini turut dimeriahkan 117 tenant yang tersaji dalam bentuk booth juga gerobak dan menyajikan lebih dari 200 ragam jenis hidangan kuliner.

Tak hanya menyajikan beragam kuliner khas Jakarta seperti ketoprak, dan juga kerak telor, kuliner khas nusantara lain juga siap memanjakan lidah para pengunjung dengan kekhasan rasa yang ditawarkan. Ada pempek, nasi liwet, soto bogor, laksa, sate maranggi, nasi bali, toge goreng, hingga jajajan-jajanan kecil seperti cimol dan cilok khas Bandung, juga comro misro. Kesegaran es cendol bandung dan es podeng serta beragam minuman lain juga hadir di acara yang berlangsung mulai 13 Mei 2015 hingga 7 Juni 2015 ini.

Kampoeng Tempo Doeloe beroperasi mulai pukul 16.00-23.00 pada Senin hingga Jumat, dan pada Sabtu, Minggu, juga hari libur mulai dibuka pukul 11.00-23.00. Untuk mencicipi beragam kuliner khas nusantara ini, pengunjung harus membeli sebuah kartu untuk bertransaksi selama berada di sana.

6 Pantai Tersembunyi di Australia

TREVACATION , Liburan ke pantai adalah pilihan yang tepat untuk melepas rasa penat dan hiruk pikuk keramaian kota. Berdamai dengan pasir putih, merasakan hembusan angin laut, berselancar menantang ombak ataupun sekadar berenang di air laut adalah aktivitas yang banyak dilakukan para turis di pantai.

Sebagai negara kepulauan, keindahan pantai Indonesia tak perlu diragukan lagi, tapi menjadi turis di negara sendiri mungkin sudah biasa bagi Anda. Bagaimana kalau Anda menjadi turis di negara lain dan tetap dapat menikmati pantai yang indah? Australia bisa menjadi destinasi pantai yang tepat buat Anda dan keluarga.

Australia terkenal akan keindahan pantai, pasir putih, ombak dan kebersihan lingkungan. Tidak sulit menemukan pantai di Australia, kota - kota besar seperti Sydney, Melbourne, Perth, Queensland memiliki pantai-pantai favorit di hati turis mancanegara. Mulai dari Bondi Beach, Palm Beach, Shelly Beach, Cottesloe Beach, Coogee Beach, dan Airlie Beach.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Anda yang ingin merasakan ketenangan suasana akan sulit mendapatkannya. Tapi jangan khawatir, Australia masih memiliki pantai - pantai menarik yang bisa Anda nikmati dengan sepuasnya. Berikut 6 pantai Australia yang bisa Anda nikmati sepuasnya tanpa harus berdesak-desakan dengan turis lain.

1. Pantai Sunshine, Queensland

Terletak di pinggiran kota Noosa, Queensland. Bentangan pasir putih pantai Sunshine mencapai 15 kilometer membuat Anda mudah menemukan tempat yang nyaman dan jauh dari keramaian. Ombaknya cukup bagus untuk Anda bermain selancar.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Di pesisir pantai Anda bisa menikmati kafe dan restoran dari masyarakat lokal. Anda dapat menikmati kopi khas daerah Noosa sambil duduk di bawah payung cantik. Pada tengah tahun biasanya paus dan lumba-lumba akan melewati pantai ini.

2. Pantai Garie, Sydney

Terletak di pesisir Royal National Park atau 40 kilometer selatan Sydney. Hanya satu jam perjalanan dari Sydney, Anda bisa sampai di pantai Garie. Pantai Garie tempat yang cocok untuk piknik bersama keluarga. Anak-anak bisa bisa bermain pantai.


Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Di pantai ini, Anda dapat mengamati burung yang terbang dan terlihat dekat dengan teropong yang ada. Jika beruntung Anda bisa melihat elang laut dan paus yang ada di tengah laut. Tidak hanya bermain di pantai, Anda juga bisa menjelajahi hutan yang tidak jauh dari sini.

3. Kitty Miller Bay, Melbourne

Pantai ini terletak di sisi selatan barat Philip Island dan butuh waktu 90 menit berkendara dari kota Melbourne. Pantai Kitty Miller sangat indah, lautnya tenang, dan aman, cocok untuk berenang karena terdapat kolam yang dikelilingi bebatuan.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Anda bisa menginap di vila yang langsung menghadap ke laut. Anda akan memiliki ruang yang cukup luas untuk beraktivitas. Anda bebas melakukan apapun, memasak, bernyanyi maupun berdansa tanpa terganggu dengan orang lain.

4. Pantai Friendly, Tasmania

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Salah satu pantai yang juga populer di Tasmania dengan banyak ruang yang bisa Anda nikmati bersama keluarga. Pantai Friendly termasuk bagian dari Freycinet National Park. Pantai ini memiliki pasir putih yang sangat lembut, tentunya akan sangat menarik perhatian Anda dan keluarga. Memancing dan berselancar adalah hiburan yang populer di pantai ini.

5. Pantai Maslin, Adelaide

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Pantai yang satu ini terletak di Semenanjung Fleurieu, sekitar satu jam perjalanan dari Adelaide. Banyak ruang yang bisa Anda nikmati bersama keluarga baik untuk berenang maupun berjemur di pantai. Anda bisa melalukan penyelaman bawah laut (snorkeling) dan melihat terumbu karang.

Pemandangan matahari terbenam di sini sangat indah dan jangan sampai dilewatkan. Tak jauh dari sini terdapat perkebunan anggur yang bisa Anda kunjungi sembari menikmati sajian khas Australia.

6. Pantai Bennion, Perth

Berada di pinggiran utara Perth, butuh waktu setengah jam untuk sampai di sana jika memulai perjalanan dari pusat kota. Jaraknya yang tidak begitu jauh, membuat Anda tetap bisa tinggal di pusat kota Perth. Pagi atau sore harinya Anda bisa berkunjung ke pantai Bennion. Suasananya cukup damai, Anda bisa menjelajahi pesisir dengan puas.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Karang-karang di sekitar cukup tinggi membuat air laut menjadi tenang dan aman untuk berenang. Anda bisa snorkeling di laut Bennion dan memancing dari atas karang ataupun perahu. Minum kopi dan makan siang di pesisir pantai adalah bagian aktivitas yang menyenangkan.

Tertarik dengan pantai-pantai yang menawarkan banyak ruang untuk Anda? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Australia dengan Wego untuk mencari harga terbaik buat tiket dan hotel. Baca juga informasi seputar tujuan-tujuan wisata yang harus Anda kunjungi di sana.

Taman Surga di Kepulauan Takabonerate

TREVACATION, Takabonerate adalah kepulauan Indah yang terletak di Sulawesi Selatan. Takabonerate menyuguhkan keindahan pantai dengan batu karang yang menakjubkan. Karena keindahan pulau ini, pemerintah secara serius menggarap tempat ini sebagai tempat wisata. Dilansir dari triptrus.com, Jumat (8/5/2015), Keindahan wisata ini digadang-gadang akan disulap menyaingi Maldives dan Raja Ampat. Perlu diketahui bahwa terumbu karang yang dimiliki Takabonerate jauh lebih indah.

Hal yang menjadikan tempat ini menarik adalah terumbu karang atol terbesar ketiga di dunia yang dimiliki pulau ini. Luas total area dari Atol di Takabonerate mencapai 220 ribu hektar. Karena keberagaman biota bawah lautnya yang harus dilindungi, kawasan Takabonerate ditetapkan sbagai Taman Nasional.

Potensi terumbu karang yang mengagumkan ini menjadikan Takabonerate sebagai surga penyelam. Tempat ini menyediakan diving spot yang tersebar diseluruh kawasan pelau, seperti Tinabo Kecil, Pulau Tinanja, serta Wall Reef di Latondu dan Jinato. Bagi Anda pecinta snorkeling dan diving tidak akan kecewa dengan keindahan taman laut yang mengagumkan bagaikan taman surga ini. Bahkan, Anda belum bisa dikatakan pecinta traveling jika belum singgah dan berkunjung ke gugusan kepulauan Takabonerate.

Untuk mencapai Takabonerate memang tidak mudah. Dibutuhkan waktu yang lama di perjalanan. Anda juga akan melewati perjalanan udara, darat, dan laut terlebih dahulu. Namun Anda tidak perlu khawatir karena lelah Anda akan terbayar ketika Anda menginjakkan kaki di kepulauan berpasir putih itu. Untuk penginapan atau resort yang ditawarkan sangat terjangkau mulai dari 200 ribu rupiah per malam. Meski fasilitas yang diberikan terbatas, namun resort ini sangat nyaman untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati pemandangan pantai. Untuk Anda pecinta alam, mendirikan tenda di tepi pantai juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

6 Kolam Renang Alami Terindah

TREVACATION, Jika dilakukan dengan benar, bukan sekedar bermain air, olahraga berenang merupakan aktivitas kardio yang bisa menggerakkan seluruh anggota tubuh dari kepala hingga kaki.

Manfaat renang itu mengagumkan. Renang bisa meningkatkan kebugaran tubuh, membentuk perut agar lebih indah, dan juga memperkuat jantung. Pertanyaan selanjutnya adalah di mana Anda biasanya berenang? Di kolam Renang? Tahukah Anda bahwa bahan-bahan kimia dalam kolam renang bisa berbahaya bagi kesehatan?

Satu alternatif yang bisa Anda coba untuk kegiatan berenang Anda adalah kolam renang alami. Berikut ini adalah 6 kolam renang alami yang cantik di berbagai penjuru dunia seperti dilansir laman HuffingtonPostUK, Senin (11/5/2015):

1. Ik Kil, Meksiko

Lubang alami berkedalaman 40 Meter ini dahulunya merupakan tempat pembuangan manusia suku Maya Chichen Itza sebagai pengorbanan pada Dewa Hujan. Tapi kini menjadi salah satu tempat alami terindah untuk berenang.

2. Blue Lagoon, Islandia

Sebuah kolam beruap membentang di Islandia. Kolam yang dijuluki Blue Lagoon ini diciptakan oleh manusia pada akhir tahun 1970 yang mengalirkan 1.5 Juta galon air laut panas dari dalam bumi. Kandungan silika dan belerang di dalam kolam ini baik untuk kesehatan.

3. Little River Canyon, Amerika Serikat

Sungai sepanjang 12 Mil ini dikelilingi oleh tebing dan batu pasir raksasa yang seakan mengepung sungai menjadi sebuah kolam renang.

4. Fairy Pools, Skotlandia

Kolam berair dingin ini memantulkan cahaya sehingga air nampak seperti berwarna percampuran biru dan merah muda. Tidak diketahui dengan benar apakah memang tersimpan keajaiban atau tidak di dalam kolam ini.

5. Air Terjun Erawan, Thailand

Nama `Erawan` ini diambil dari nama gajah putih berkepala tiga yang sering ditampilkan dalam legenda Hindu. Luangkan waktu Anda untuk bersantai bersama kerumunan ikan dan menjelajahi gua-gua di sekelilingnya.

6. Devil's Pool, Air Terjun Victoria, Zimbabwe

Pada musim kering pada bulan Mei-Oktober, arena ini tak hanya menyedikan kolam renang, tetapi juga menawarkan arena berseluncur dengan ketinggan 110 Meter. Mungkin sangat cocok bagi Anda yang senang memacu adrenalin.

Kamar Khusus Menangis, Hotel Unik di Jepang

TREVACATION, Ada-ada saja hal yang dilakukan para pengelola usaha jasa di negeri sakura satu ini. Setelah spa dalam pasir panas, hotel Godzilla, kini hadir satu lagi hotel unik. Hotel Mitsui Garden Yotsuya di Shinjuku, Jepang, menyediakan kamar khusus menangis bagi pengunjung wanita.

Hotel tersebut menawarkan jasa agar wanita bisa melepaskan segala tekanan dan emosi berlebihan di dalam ruangan yang memang sengaja didesain demi memicu wanita agar mudah menangis.

Pengelola hotel menyediakan tisu eksultif yang diklaim sangat lembut untuk mengapus air mata, juga sebagai masker mata untuk mencegah mata bengkak setelah menangis.


Hotel unik ini menyediakan kamar khusus bagi pengunjung wanita agar mereka bisa menangis dengan lepas.Pemicu tangisan biasanya dipilih dengan menyediakan beberapa pilihan komik dan film seperti Forrest Gump atau film dari Korea Selatan `A Moment to Remember`, mengutip dari laman OddityCentral, Senin (11/5/2015).

Bagaimana, para kaum Hawa? Promo dari pengelola hotel unik tersebut hanya berlaku hingga 31 Agustus 2015 dengan harga USD $ 80 atau sekitar 1,1 juta.

Berjalan di Udara Di Yuanduan Skywalk

TREVACATION, Baru-baru ini, resmi dibuka tempat wisata skywalk kaca berbentuk tapal kuda di Chongqing, Cina.

Terletak di Taman Nasional Geologi Longgang di Barat daya Cina, jembatan ini dinamakan Yuanduan, yang artinya "di ujung awan". Dengan panjang 87,5 kaki dari ujung jurang dan ketinggian dari 1.010 meter dari permukaan laut, jembatan ini menawarkan pengalaman bagi pengunjung untuk seakan berjalan di udara, dengan lembah terbentang dari ketinggian 2.350 kaki (716,28 meter) di bawahnya.

Dengan panorama dari meja observasi, ini merupakan jembatan cantilever terpanjang di dunia, mengalahkan Grand Canyon Skywalk di Arizona yang panjangnya 16,4 kaki (5 meter). Skywalk ini bisa mengakomodasi 200 pengunjung. Masing-masing orang membayar biaya 60 yuan untuk menghabiskan 30 menit di atas lantai tembus pandang. Namun, taman ini hanya bisa dikunjungi oleh 30 orang untuk setiap satu sesi, seperti yang dilaporkan dari dailymail.co.uk, Senin (11/5/2015).

Jembatan ini didesain anti gempa bumi sampai sebesar 8 magnitud dan angin topan level 14, seperti yang dilaporkan para pejabat dari China Radio International. Sebanyak $5,6 juta (Rp. 72,844) dihabiskan untuk membangun jembatan ini.

Osobuco Sapi dengan bahan rempah-rempah khas Nusantara

TREVACATION, Osobuco tak lazim dirasakan oleh lidah orang Nusantara. Bucco merujuk pada bahasa Italia yang menunjuk pada bagian paha atau lutut sapi. Osobuco sering digunakan sebagai bahan steak di mancanegara.

Namun, di Solo, osobuco bisa juga dimanfaatkan dengan memadukannya dengan bahan rempah-rempah khas Nusantara. Hasilnya adalah osobuco rendang yang sangat cocok dengan lidah Nusantara. Kuliner itu tersaji di Hotel The Sunan Solo.

Executive Chef The Sunan Hotel Solo, Pian Gunawan, menjelaskan bahwa osobuco sering diolah di restoran atau hotel-hotel mancanegara. Teksturnya sangat cocok dibikin steak. Salah satu keunikan osobuco adalah teksturnya yang berbentuk bulat seperti medali dilapisi tulang tengah di sisinya dan daging.

"Karena keunikannya ini, kami menyajikan kuliner yang tidak biasanya. Kami mencoba mengolahnya menjadi masakan rendang dan menggunakan rempah-rempah tradisional Indonesia, " jelasnya.

Dijelaskannya, bahan-bahan dari osobuco rendang adalah bawang merah, bawang putih, lombok merah, lengkuas, kemiri, kacang meg, kunyit daun, dan kelapa. Pembuatannya cukup mudah. Bahan-bahan rempah itu harus dihaluskan dan ditumis.

"Lalu, masukkan osobuco dan tumis hingga empuk. Osobuco ditumis 4 jam hingga kadar air santan berkurang," jelas Pian. Dikatakan Pian bahwa rasa dari osobuco ini seperti rendang. Namun, rasa rendangnya tak terlalu pekat dan pedas. "Bukan seperti rendang Padang," ucapnya.

Sajian Spesial dari Three Buns di Akhir Pekan

TREVACATION, Tak menjadi rahasia umum bahwa area Senopati di kawasan Jakarta Selatan merupakan surga bagi pecinta kuliner. Deretan restoran dan kafe selalu menarik perhatian lewat sajian makanan dan minumannya yang bervariasi. Baik hari biasa maupun akhir pekan, kawasan ini selalu menjadi pusat keramaian. Three Buns Burger & Cocktails adalah salah satu restoran sekaligus tempat hang out yang harus Anda kunjungi.

Dari luar, restoran ini tampak seperti sebuah gudang. Namun, jika Anda masuk ke dalamnya, Anda akan terkesima dengan desain interiornya yang luar biasa. Sebuah food truck, menjadi pusat perhatian begitu Anda melangkahkan kaki ke dalam.

Tak jauh dari situ, ada sebuah bar yang didesain dengan konsep modern. Di sini, bartender akan melayani Anda yang ingin mencoba variasi cocktails yang ada di dalam menu.Jika bingung akan minum apa, berbincanglah dengan bartender, dan Ia akan dengan senang hati menyajikan minuman yang sesuai dengan keinginan Anda.

Selalu hadir dengan inovasi baru yang menggugah selera, Three Buns memiliki menu-menu andalah yang sudah pasti akan memuaskan lidah Anda. Selain menu reguler, restoran yang hadir dalam bentuk gourmet ini juga memiliki menu-menu khusus Weekend Brunch yang bisa Anda nikmati di akhir pekan bersama keluarga maupun teman-teman. Chef Adam Penney dari Inggris adalah orang di balik segala makanan lezat yang bisa Anda nikmati di sini.

Lalu, menu weekend brunch apa sajakah yang bisa Anda nikmati di sini? Memasak dengan hati, Chef Adam Penney menyugukan variasi menu seperti Kaya West, The Ronnie, dan juga Kid N Play. Untuk sajian hidangan penutup, Anda bisa mencoba menu andalah mereka, yaitu Peanut Butter and Jelly Time dan Naughty Puppy.

Beberapa waktu yang lalu, liputan6.com berkesempatan berkunjung ke Three Buns dan menyaksikan sendiri bagaimana Chef Adam Penney memasak dua sajian andalannya, yaitu The Ronnie dan Peanut Butter and Jelly Time. Begitu cekatan, Ia memperlihatkan keahliannya di dapur sampai proses penyajian.

The Ronnie

The Ronnie merupakan kombinasi sempurna dari daging ayam (yang dibentuk bulat pipih seperti daging pada burger), cheers, arugula, hollandaise sauce, dan telur ceplok yang dibalut dengan English muffin. Sementara itu, Peanut Butter and Jelly Time adalah sebuah hidangan penutup yang baru dan sangat unik. Mengapa unik? Hidangan penutup ini disajikan dalam bentuk burger, sesuatu yang belum pernah ada. Kombinasinya terdiri dari white chocolate bun, saus tomat morello cherry, es krim selai kacang, daun shiso, dan peanut brittles, disajikan dengan doughnut fries. Peanut Butter and Jelly Time ini tidak hanya bisa Anda nikmati di akhir pekan, namun juga pada hari biasa.