WHAT'S NEW?
Loading...

Obyek Wisata di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar

TREVACATION, Sumatera Barat dapat menjadi salah satu pilihan destinasi wisata bagi para wisatawan untuk berlibur akhir pekan. Berbagai obyek wisata alam dan budaya terdapat di provinsi yang terkenal dengan ciri khas arsitektur Rumah Gadang ini. Berbagai objek wisata yang ada di Sumatera Barat yaitu Lembah Harau, Lembah Anai, Pantai Padang, Jam Gadang Bukit Tinggi, Istana Pagaruyung, Danau Singkarak, Danau Maninjau, dan berbagai obyek wisata lain.

Namun Sumatera Barat memiliki potensi obyek wisata lain tak kalah menarik yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan. Pulau-pulau besar dan kecil yang berbatasan dengan Samudera Hindia menawarkan keindahan alam yang indah. Bukit-bukit dan air terjun yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan dapat menjadi alternatif wisata yang terjangkau dari Kota Padang. Berikut adalah lima obyek wisata wajib dikunjungi di Kabupaten Pesisir Selatan.

1. Pulau Setan

Biru laut, pasir pantai, dan keheningan pulau yang tak berpenghuni ini akan menemani wisatawan yang berkunjung ke Pulau Setan. Dengan ombak yang kecil, wisatawan dapat berenang di sekitar tepi laut. Jika tidak ingin berenang, mengelilingi pulau juga menjadi salah satu pilihan kegiatan yang dapat dilakukan.

Pulau Setan terletak di sebelah barat Sungai Pisang dan di sebelah timur Pulau Pasumpahan. Wisatawan dapat menuju Pulau Setan dengan menempuh perjalanan laut dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok Tarusan. Perahu-perahu di TPI Carocok Tarusan siap mengantarkan menuju Pulau Setan dengan tarif pergi pulang (PP) Rp 20.000/orang.

2. Pantai Carocok Painan

Terletak di Kecamatan IV Jurai, Pantai Carocok Painan merupakan salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal di Sumatera Barat. Memiliki jarak tempuh sekitar 77 kilometer dari Kota Padang dan ditempuh dalam waktu dua jam. Di Pantai Carocok Painan memiliki jembatan yang menghubungkan dengan Pulau Batu Kareta. Wisatawan dapat menyeberang dengan berjalan kaki.

Tidak jauh dari Pulau Batu Kareta, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Cingkuak menggunakan perahu. Biaya yang dibutuhkan adalah Rp 20.000/orang untuk pergi dan pulang. Di Pulau Cingkuak, wisatawan dapat menikmati berbagai wahana olahraga air seperti banana boat, jetski, donat boat, dan berbagai variasi bentuk perahu karet. Harga yang ditawarkan untuk mencoba mencoba wahana air cukup bervariasi mulai dari Rp 20.000-Rp 150.000.

3. Bukit Langkisau

Puas bermain di laut, wisatawan dapat menuju Bukit Langkisau yang terletak tak jauh dari Pantai Carocok Painan. Bukit Langkisau hanya berjarak sekitar dua kilometer atau 10 menit ditempuh dengan kendaraan bermotor. Di Bukit Langkisau, wisatawan dapat menikmati pemandangan sepanjang pantai pesisir selatan, Sumatera Barat dan pemukiman warga serta jajaran Bukit Barisan Selatan yang memanjang.

Untuk para pencinta olahraga udara, di Bukit Langkisau dapat mencoba paralayang dan paramotor. Wisatawan dapat terbang dengan para pilot yang telah tersertifikasi oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Harga yang ditawarkan untuk menikmati olahraga udara tersebut yaitu sebesar Rp 300.000. Selain itu, kegiatan yang dapat dilakukan di Bukit Langkisau adalah melihat matahari terbenam.

4. Jembatan Akar Bayang

Ternyata Sumatera Barat juga memiliki jembatan akar seperti di Baduy, Banten. Jembatan akar ini bernama Jembatan Akar Bayang. Jembatan Akar Bayang ini terletak di Kampung Pulut-Pulut, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. Ditempuh dari Painan, objek wisata unik ini berjarak sekitar 24 kilometer. Jika ditempuh dari Kota Padang, wisatawan dapat menemukan jembatan akar ini setelah menempuh perjalanan sekitar 65 kilometer. Jembatan akar ini terbentuk dari akar-akar pohon beringin yang saling melilit sehingga membentuk jembatan.

Jembatan Akar Bayang merupakan jembatan penghubung antara Kampung Puluik-Puluik dan Kampung Lubuk Silau. Di bawah jembatan akar, mengalir deras Sungai Bayang. Jalinan akar-akar pohon beringin yang membentuk jembatan ini dipercaya sudah ada sejak tahun 1916. Untuk memasuki obyek wisata Jembatan Akar Bayang ini, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

5. Air Terjun Bayang Sani

Terletak sekitar tiga kilometer sebelum Jembatan Akar Bayang, wisatawan dapat menemukan sebuah pertigaan yang menuju obyek wisata Air Terjun Bayang Sani. Wisatawan dapat gemericik empat aliran air terjun yang mengalir deras sepanjang waktu. Air Terjun Bayang Sani memiliki tinggi sekitar 80 meter dan merupakan salah satu air terjun terbesar di Sumatera Barat.

Wisatawan dapat menikmati aliran air terjun yang jernih. Terdapat toilet dan ruang ganti di dekat lokasi air terjun. Jika perut lapar, wisatawan tak perlu takut karena terdapat warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Sambil menikmati santapan yang tersedia dari warung-warung, jika beruntung wisatawan dapat melihat monyet-monyet yang melompat di tengah rimbun pepohonan. Harga tiket masuk untuk masuk ke obyek wisata Air Terjun Bayang Sani adalah Rp 5.000.

6. Bukit Mandeh

Tiba di Puncak Bukit Mandeh, wisatawan akan disambut dengan panorama Teluk Mandeh dengan jajaran pulau-pulau. Warna biru laut siap menyihir mata para wisatawan yang mengunjungi Bukit Mandeh ini. Bukit Mandeh terletak di dekat Tempat Pelelangan Ikan Carocok Tarusan sekitar tiga kilometer. Perjalanan dapat ditempuh menggunakan motor dan mobil.

Untuk menikmati pemandangan di Bukit Mandeh, wisatawan tidak dikenakan biaya. Terdapat satu warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Tak perlu khawatir untuk tempat parkir kendaraan. Terdapat tempat parkir yang cukup luas dan dapat menampung mobil dan motor. Untuk menuju ke Puncak Bukit Mandeh, wisatawan tidak dapat menggunakan bus karena jalan yang kecil dan berkelok.

Mengenal Kuliner Khas Kepulauan Riau

TREVACATION, Bagi warga Jakarta yang ingin mencicipi kuliner khas Kepulauan Riau (Kepri), tak perlu jauh-jauh terbang ke provinsi di wilayah Sumatera ini. Sebuah festival makanan bertajuk “Kepri Culinary Festival” hadir untuk menyapa para pecinta kuliner ibukota.

"Orang Indonesia suka kuliner, kita ingin branding bahwa Kepri adalah destinasi wisata kuliner,” jelas Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Kepulauan Riau, Sapril Sembiring, di Jakarta, Sabtu (16/5/2015).

Memiliki wilayah laut yang besar, lanjut Sapril, membuat Kepri kaya akan hidangan laut yang segar dan lezat. Karena itu, hidangan laut menjadi salah satu kuliner yang menonjol di Kepri.

“Kita punya kawasan bahari yang kaya jadi punya seafood yang besar. Cuma kalau sekarang kita enggak bisa (bawa seafood) karena nanti tidak segar,” kata Sapril.

Secara garis besar, kuliner Kepri terpengaruh oleh dua jenis kebudayaan, yakni Tiongkok dan juga Melayu. Untuk Tiongkok, lebih condong kepada makanan-makanan sejenis bakmie. Sementara Melayu hadir dengan kue-kue dan juga kari.

Terdapat sekitar 26 jenis makanan yang ada dalam festival makanan ini. Para pengunjung bisa mencicipi makanan-makanan khas Kepri yang berasal dari tujuh kabupaten kota, yakni Batam, Bintan, Karimun Tanjungpinang, Natuna, Anambas, dan Lingga.

Salah satu yang menonjol adalah Lakse. Makanan yang dibawa langsung dari Tanjungpinang ini bentuknya seperti mi yang terbuat dari tepung sagu. Uniknya, Lakse ditaruh dalam sebuah daun bernama daun semangko. Lakse dimakan bersama kuah kari yang terbuat dari campuran ikan dan juga santan yang menghasilkan rasa gurih dan juga pedas.

Kuliner menarik lainnya adalah salad pulut. Jika didengar dari namanya, terbayang sebuah hidangan dengan campuran sayuran segar yang disantap bersama mayones atau campuran minyak zaitun dan juga lemon sebagai pelengkap. Namun, salad pulut khas Kepri merupakan sebuah kue manis berbentuk mangkuk yang terdiri dari dua lapis. Lapisan luar terbuat dari santan dengan ketan yang menjadi lapisan dalamnya. Ada juga kue-kue khas Kepri, seperti putu mayang, kole-kole, tepung gomak, juga tepung bungkus.

Jangan lupa juga untuk mencicipi gonggong. Gonggong merupakan sebuah hewan yang menyerupai siput atau keong. Biasanya gonggong disajikan dengan cara direbus dan disantap bersama sambal khusus.

Kepri Culinary Festival merupakan rangkaian program pariwisata "Pesona Kepri Pesona Indonesia". Festival makanan ini digelar selama dua hari pada 16-17 Mei 2015 di Mall of Indonesia Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Keindahan Sape yang Terlewatkan

TREVACATION, Sape adalah pelabuhan paling timur di Pulau Sumbawa dan merupakan bagian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pelabuhan ini memiliki peran penting bagi kapal feri yang akan menyeberangkan wisatawan ke Labuan Bajo, di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Banyak dari teman traveler dan fotografer melewati Sape karena sudah tidak sabar ke Taman Nasional Komodo. Padahal di daerah Sape inilah ternyata banyak sekali pantai dan pulau pulau kecil yang sangat indah. Saya punya waktu sehari untuk mengeksplor keindahan Sape. Ternyata di sini ada kawasan pantai Lariti di mana untuk menuju ke sana saja jalanannya masih tanah dan berbatu. Tetapi disini kita bisa melihat pemandangan yang sangat memukau.

Di kawasan Pantai Lariti inilah ada beberapa pulau. Uniknya dari pulau di Lariti ini ada jalan berpasir untuk menuju pulau. Untuk bisa menikmati Pulau Lariti dan agar bisa berjalan di atas jalan berpasir ini disarankan untuk datang  pada pagi hari. Alasannya, jam 7 sampai dengan jam 8 pagi adalah saat terbaik di mana air laut surut, dan jalan berpasir terlihat sangat jelas di sini.

Kalau sudah melewati jam 11 siang, air laut semakin pasang dan kita tidak bisa melihat lagi dengan jelas jalan berpasir ini. Sayangnya di sekitar pantai banyak terdapat tambak udang yang berpotensi merusak lingkungan sekitar.

Kota Sape berjarak 3 jam perjalanan dari Kota Bima. Jika anda mampir di kota Bima saya sangat menyarankan Anda untuk mengunjungi Sape dan terutama kawasan pantai Lariti ini, karena di sepanjang perjalanan kita bisa melihat banyak terasering sawah yang sangat memanjakan mata.

Keindaha Danau Air Asin di Pulau Satonda

TREVACATION, Satonda adalah destinasi wisata yang menjadi buah bibir para traveler dan fotografer. Kenapa? Karena di tengah Pulau Satonda terdapat danau air asin dan terkenal luar biasa indahnya. Beruntung saat ini ada teknologi drone sehingga saya bisa memotret sebagian pulau dari udara yang tampak pulau dan danaunya sekaligus.

Yang membuat Pulau Satonda terkenal sampai mancanegara karena dahulu ada dua ilmuwan Eropa, Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak meneliti Danau Satonda pada tahun 1984, 1989 dan 1996. Hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa Satonda adalah fenomena langka karena airnya yang asin dengan tingkat kebasaan (alkalinitas) sangat tinggi dibandingkan air laut umumnya. Keduanya berpendapat, basin Satonda muncul bersamaan dengan terbentuknya kawah tua yang berumur lebih dari 10.000 tahun lalu.

Pulau Satonda di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, ini unik karena berupa daratan vulkanis yang terbentuk karena letusan gunung api di dasar laut sedalam 1.000 meter sejak jutaan tahun lalu. Pulau Satonda juga menyimpan kekayaan terumbu karang di perairan sekitarnya. Pulau Satonda telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) pada tahun 1999 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan karena potensi alam lautnya memiliki kekayaan terumbu karang.

Danau purba di Pulau Satonda ini terbentuk dari letusan Gunung Satonda beribu-ribu tahun lalu. Gunung api Satonda konon berumur lebih tua dari Gunung Tambora, atau tumbuh bersamaan dengan beberapa gunung api parasit yang tersebar di sekeliling Tambora. Danau yang terbentuk di kawah Satonda dulunya terisi air tawar. Letusan Gunung Tambora yang mengakibatkan tsunami mengantar air laut mengisi kawah tersebut dan mengubahnya menjadi danau air asin hingga hari ini.

Untuk mencapai Pulau Satonda menghabiskan waktu 3-4 jam perjalanan darat dari Kota Dompu, Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya untuk menuju pulau ini Anda dapat menggunakan perahu cadik bermotor dari desa terdekat, yaitu Desa Nangamiro.

Selama perjalanan menuju pulau yang biasanya memakan waktu sekitar 1 jam tersebut, tarif per orang dikenakan Rp 25.000. Tiba di Pulau Satonda bagi yang suka dengan tantangan alam bisa langsung mendaki untuk melihat dengan jelas danau purba Satonda dari atas bukit. Lama perjalanan trekking ini kurang lebih 1,5 jam. Tetapi jika ingin bersantai anda bisa ke bawah untuk menikmati dan mandi di Danau Satonda. Ketika kita sampai di puncak bukit, danau cantik dan unik berwarna hijau yang dinamakan Danau Satonda itu terhampar tenang di tengah kaldera yang dikepung oleh hijau pepohonan.

BARRY KUSUMA Pulau Satonda dengan danau air asinnya di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Gunung api Satonda konon berumur lebih tua dari Gunung Tambora, atau tumbuh bersamaan dengan beberapa gunung api parasit yang tersebar di sekeliling Tambora. Danau yang terbentuk di kawah Satonda dulunya terisi air tawar. Letusan Gunung Tambora yang mengakibatkan tsunami mengantar air laut mengisi kawah tersebut dan mengubahnya menjadi danau air asin hingga hari ini.

Di tepi danau, Anda akan melihat pohon yang berbuah batu. Batu-batu tersebut memang sengaja digantungkan oleh wisatawan yang sempat berkunjung ke sana. Karena konon batu-batu yang digantung tersebut mewakili doa dan harapan orang-orang yang dipercaya akan terkabul.

BARRY KUSUMA Pulau Satonda di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Untuk mencapai pulau dan Danau Satonda ada beberapa alternatif jalur yang dapat dipilih. Dari Sumbawa Besar, perjalanan menuju Desa Nangamiro dapat ditempuh selama 8 jam berkendara. Apabila Anda dari Dompu, perjalanan menuju desa kecil tersebut sekitar 5 jam. Dari pelabuhan Nangamiro, perjalanan menuju Pulau Satonda dapat ditempuh menggunakan perahu selama kurang lebih setengah sampai satu jam perjalanan. Tarif perahu sekitar Rp 25.000 per orang.

Alternatif lain adalah dengan cara naik kapal pesiar dari Pulau Bali atau Lombok, mengambil jurusan Flores. Kapal pesiar memang kerap mampir di Pulau Satonda sebelum melanjutkan perjalanan (biasanya) menuju Taman Nasional Komodo.

Berwisata di Pulau Cingkuak

TREVACATION, Para wisatawan kian menikmati titik-titik pariwisata di pesisir selatan Sumatera Barat. Salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan adalah Pulau Cingkuak. Lokasi yang terjangkau dan wahana olahraga air menjadi alasan para wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata air ini.

"Ke sini (Pulau Cingkuak) mau lihat laut dari puncak pulau. Sudah tahu dari tahun lalu. Sudah dua kali ke sini. Dekat sih dari kota Painan," kata wisatawan dari Kabupaten Pesisir Selatan bernama sisri.

Datang bersama tiga orang lainnya, Sisri mengaku pemandangan laut dan obyek wisata sejarah berupa Benteng Portugis juga menjadi daya tarik untuk mengunjungi Pulau Cingkuak. Ia sengaja datang untuk mengisi liburan akhir pekan. "Fasilitasnya juga cukup lengkap. Lumayan deh liburannya," tambahnya.

Pemandangan laut dan wahana olahraga air pun menjadi pilihan wisata keluarga bagi para wisatawan. Itu yang diakui oleh Chandra dan Nila yang datang dari Kota Solok, Sumatera Barat bersama anggota keluarga. Mereka menikmati atraksi wisata air berupa banana boat dan jetski. "Dari Solok naik mobil bertujuh. Mau coba wahana air di sini. Memang senang olahraga air. Sekali-sekali coba karena kan aman di sini. Lautnya dangkal," kata Chandra sebelum mencoba wahana olahraga air banana boat.

Chandra mengatakan kunjungan ini merupakan kedua kali sejak tahun 2012 mengetahui informasi dari mulut ke mulut dan jejaring sosial seperti instagram dan facebook. Karena lokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya, ia cukup berwisata dalam waktu satu hari. "Karena dekat jadi pilihan. Kami jadi tertarik ke sini," katanya.

Pulau Cingkuak terletak di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sebelum menyeberang dengan perahu ke Pulau Cingkuak, wisatawan harus menuju Pantai Carocok. Dari Kota Padang menuju Pantai Carocok ditempuh sejauh 77 kilometer lewat jalur darat.

Festival Makanan di Kampoeng Tempo Doeloe

TREVACATION, Bagaimana rasanya menjelajah waktu ke dalam masa Jakarta tempo dulu? Tak hanya sekadar jalan-jalan biasa, para pengunjung juga bisa mencicipi beragam sajian kuliner yang ditawarkan rangkaian Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2015 yang digelar di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara ini.

Dalam festival makanan bertajuk Kampoeng Tempo Doeloe ini, JFFF menghadirkan suasana Pelabuhan Sunda Kelapa ke dalam acara ini. Tema Pelabuhan Sunda Kelapa dipilih untuk mengingatkan para pengunjung, khususnya yang berasal dari Jakarta, jika terdapat sebuah kawasan yang pernah menjadi ikon penting bagi Jakarta yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Dekorasi tempo dulu coba dihadirkan dengan booth-booth bergaya kolonial klasik dan ratusan kursi serta meja kayu. Festival makanan ini turut dimeriahkan 117 tenant yang tersaji dalam bentuk booth juga gerobak dan menyajikan lebih dari 200 ragam jenis hidangan kuliner.

Tak hanya menyajikan beragam kuliner khas Jakarta seperti ketoprak, dan juga kerak telor, kuliner khas nusantara lain juga siap memanjakan lidah para pengunjung dengan kekhasan rasa yang ditawarkan. Ada pempek, nasi liwet, soto bogor, laksa, sate maranggi, nasi bali, toge goreng, hingga jajajan-jajanan kecil seperti cimol dan cilok khas Bandung, juga comro misro. Kesegaran es cendol bandung dan es podeng serta beragam minuman lain juga hadir di acara yang berlangsung mulai 13 Mei 2015 hingga 7 Juni 2015 ini.

Kampoeng Tempo Doeloe beroperasi mulai pukul 16.00-23.00 pada Senin hingga Jumat, dan pada Sabtu, Minggu, juga hari libur mulai dibuka pukul 11.00-23.00. Untuk mencicipi beragam kuliner khas nusantara ini, pengunjung harus membeli sebuah kartu untuk bertransaksi selama berada di sana.

6 Pantai Tersembunyi di Australia

TREVACATION , Liburan ke pantai adalah pilihan yang tepat untuk melepas rasa penat dan hiruk pikuk keramaian kota. Berdamai dengan pasir putih, merasakan hembusan angin laut, berselancar menantang ombak ataupun sekadar berenang di air laut adalah aktivitas yang banyak dilakukan para turis di pantai.

Sebagai negara kepulauan, keindahan pantai Indonesia tak perlu diragukan lagi, tapi menjadi turis di negara sendiri mungkin sudah biasa bagi Anda. Bagaimana kalau Anda menjadi turis di negara lain dan tetap dapat menikmati pantai yang indah? Australia bisa menjadi destinasi pantai yang tepat buat Anda dan keluarga.

Australia terkenal akan keindahan pantai, pasir putih, ombak dan kebersihan lingkungan. Tidak sulit menemukan pantai di Australia, kota - kota besar seperti Sydney, Melbourne, Perth, Queensland memiliki pantai-pantai favorit di hati turis mancanegara. Mulai dari Bondi Beach, Palm Beach, Shelly Beach, Cottesloe Beach, Coogee Beach, dan Airlie Beach.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Anda yang ingin merasakan ketenangan suasana akan sulit mendapatkannya. Tapi jangan khawatir, Australia masih memiliki pantai - pantai menarik yang bisa Anda nikmati dengan sepuasnya. Berikut 6 pantai Australia yang bisa Anda nikmati sepuasnya tanpa harus berdesak-desakan dengan turis lain.

1. Pantai Sunshine, Queensland

Terletak di pinggiran kota Noosa, Queensland. Bentangan pasir putih pantai Sunshine mencapai 15 kilometer membuat Anda mudah menemukan tempat yang nyaman dan jauh dari keramaian. Ombaknya cukup bagus untuk Anda bermain selancar.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Di pesisir pantai Anda bisa menikmati kafe dan restoran dari masyarakat lokal. Anda dapat menikmati kopi khas daerah Noosa sambil duduk di bawah payung cantik. Pada tengah tahun biasanya paus dan lumba-lumba akan melewati pantai ini.

2. Pantai Garie, Sydney

Terletak di pesisir Royal National Park atau 40 kilometer selatan Sydney. Hanya satu jam perjalanan dari Sydney, Anda bisa sampai di pantai Garie. Pantai Garie tempat yang cocok untuk piknik bersama keluarga. Anak-anak bisa bisa bermain pantai.


Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Di pantai ini, Anda dapat mengamati burung yang terbang dan terlihat dekat dengan teropong yang ada. Jika beruntung Anda bisa melihat elang laut dan paus yang ada di tengah laut. Tidak hanya bermain di pantai, Anda juga bisa menjelajahi hutan yang tidak jauh dari sini.

3. Kitty Miller Bay, Melbourne

Pantai ini terletak di sisi selatan barat Philip Island dan butuh waktu 90 menit berkendara dari kota Melbourne. Pantai Kitty Miller sangat indah, lautnya tenang, dan aman, cocok untuk berenang karena terdapat kolam yang dikelilingi bebatuan.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Anda bisa menginap di vila yang langsung menghadap ke laut. Anda akan memiliki ruang yang cukup luas untuk beraktivitas. Anda bebas melakukan apapun, memasak, bernyanyi maupun berdansa tanpa terganggu dengan orang lain.

4. Pantai Friendly, Tasmania

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Salah satu pantai yang juga populer di Tasmania dengan banyak ruang yang bisa Anda nikmati bersama keluarga. Pantai Friendly termasuk bagian dari Freycinet National Park. Pantai ini memiliki pasir putih yang sangat lembut, tentunya akan sangat menarik perhatian Anda dan keluarga. Memancing dan berselancar adalah hiburan yang populer di pantai ini.

5. Pantai Maslin, Adelaide

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini

Pantai yang satu ini terletak di Semenanjung Fleurieu, sekitar satu jam perjalanan dari Adelaide. Banyak ruang yang bisa Anda nikmati bersama keluarga baik untuk berenang maupun berjemur di pantai. Anda bisa melalukan penyelaman bawah laut (snorkeling) dan melihat terumbu karang.

Pemandangan matahari terbenam di sini sangat indah dan jangan sampai dilewatkan. Tak jauh dari sini terdapat perkebunan anggur yang bisa Anda kunjungi sembari menikmati sajian khas Australia.

6. Pantai Bennion, Perth

Berada di pinggiran utara Perth, butuh waktu setengah jam untuk sampai di sana jika memulai perjalanan dari pusat kota. Jaraknya yang tidak begitu jauh, membuat Anda tetap bisa tinggal di pusat kota Perth. Pagi atau sore harinya Anda bisa berkunjung ke pantai Bennion. Suasananya cukup damai, Anda bisa menjelajahi pesisir dengan puas.

Ketika musim liburan tiba, pantai-pantai di Australia ini akan padat dengan turis dari berbagai negara. Kecuali 6 pantai berikut ini
Karang-karang di sekitar cukup tinggi membuat air laut menjadi tenang dan aman untuk berenang. Anda bisa snorkeling di laut Bennion dan memancing dari atas karang ataupun perahu. Minum kopi dan makan siang di pesisir pantai adalah bagian aktivitas yang menyenangkan.

Tertarik dengan pantai-pantai yang menawarkan banyak ruang untuk Anda? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Australia dengan Wego untuk mencari harga terbaik buat tiket dan hotel. Baca juga informasi seputar tujuan-tujuan wisata yang harus Anda kunjungi di sana.

Taman Surga di Kepulauan Takabonerate

TREVACATION, Takabonerate adalah kepulauan Indah yang terletak di Sulawesi Selatan. Takabonerate menyuguhkan keindahan pantai dengan batu karang yang menakjubkan. Karena keindahan pulau ini, pemerintah secara serius menggarap tempat ini sebagai tempat wisata. Dilansir dari triptrus.com, Jumat (8/5/2015), Keindahan wisata ini digadang-gadang akan disulap menyaingi Maldives dan Raja Ampat. Perlu diketahui bahwa terumbu karang yang dimiliki Takabonerate jauh lebih indah.

Hal yang menjadikan tempat ini menarik adalah terumbu karang atol terbesar ketiga di dunia yang dimiliki pulau ini. Luas total area dari Atol di Takabonerate mencapai 220 ribu hektar. Karena keberagaman biota bawah lautnya yang harus dilindungi, kawasan Takabonerate ditetapkan sbagai Taman Nasional.

Potensi terumbu karang yang mengagumkan ini menjadikan Takabonerate sebagai surga penyelam. Tempat ini menyediakan diving spot yang tersebar diseluruh kawasan pelau, seperti Tinabo Kecil, Pulau Tinanja, serta Wall Reef di Latondu dan Jinato. Bagi Anda pecinta snorkeling dan diving tidak akan kecewa dengan keindahan taman laut yang mengagumkan bagaikan taman surga ini. Bahkan, Anda belum bisa dikatakan pecinta traveling jika belum singgah dan berkunjung ke gugusan kepulauan Takabonerate.

Untuk mencapai Takabonerate memang tidak mudah. Dibutuhkan waktu yang lama di perjalanan. Anda juga akan melewati perjalanan udara, darat, dan laut terlebih dahulu. Namun Anda tidak perlu khawatir karena lelah Anda akan terbayar ketika Anda menginjakkan kaki di kepulauan berpasir putih itu. Untuk penginapan atau resort yang ditawarkan sangat terjangkau mulai dari 200 ribu rupiah per malam. Meski fasilitas yang diberikan terbatas, namun resort ini sangat nyaman untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati pemandangan pantai. Untuk Anda pecinta alam, mendirikan tenda di tepi pantai juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

6 Kolam Renang Alami Terindah

TREVACATION, Jika dilakukan dengan benar, bukan sekedar bermain air, olahraga berenang merupakan aktivitas kardio yang bisa menggerakkan seluruh anggota tubuh dari kepala hingga kaki.

Manfaat renang itu mengagumkan. Renang bisa meningkatkan kebugaran tubuh, membentuk perut agar lebih indah, dan juga memperkuat jantung. Pertanyaan selanjutnya adalah di mana Anda biasanya berenang? Di kolam Renang? Tahukah Anda bahwa bahan-bahan kimia dalam kolam renang bisa berbahaya bagi kesehatan?

Satu alternatif yang bisa Anda coba untuk kegiatan berenang Anda adalah kolam renang alami. Berikut ini adalah 6 kolam renang alami yang cantik di berbagai penjuru dunia seperti dilansir laman HuffingtonPostUK, Senin (11/5/2015):

1. Ik Kil, Meksiko

Lubang alami berkedalaman 40 Meter ini dahulunya merupakan tempat pembuangan manusia suku Maya Chichen Itza sebagai pengorbanan pada Dewa Hujan. Tapi kini menjadi salah satu tempat alami terindah untuk berenang.

2. Blue Lagoon, Islandia

Sebuah kolam beruap membentang di Islandia. Kolam yang dijuluki Blue Lagoon ini diciptakan oleh manusia pada akhir tahun 1970 yang mengalirkan 1.5 Juta galon air laut panas dari dalam bumi. Kandungan silika dan belerang di dalam kolam ini baik untuk kesehatan.

3. Little River Canyon, Amerika Serikat

Sungai sepanjang 12 Mil ini dikelilingi oleh tebing dan batu pasir raksasa yang seakan mengepung sungai menjadi sebuah kolam renang.

4. Fairy Pools, Skotlandia

Kolam berair dingin ini memantulkan cahaya sehingga air nampak seperti berwarna percampuran biru dan merah muda. Tidak diketahui dengan benar apakah memang tersimpan keajaiban atau tidak di dalam kolam ini.

5. Air Terjun Erawan, Thailand

Nama `Erawan` ini diambil dari nama gajah putih berkepala tiga yang sering ditampilkan dalam legenda Hindu. Luangkan waktu Anda untuk bersantai bersama kerumunan ikan dan menjelajahi gua-gua di sekelilingnya.

6. Devil's Pool, Air Terjun Victoria, Zimbabwe

Pada musim kering pada bulan Mei-Oktober, arena ini tak hanya menyedikan kolam renang, tetapi juga menawarkan arena berseluncur dengan ketinggan 110 Meter. Mungkin sangat cocok bagi Anda yang senang memacu adrenalin.

Kamar Khusus Menangis, Hotel Unik di Jepang

TREVACATION, Ada-ada saja hal yang dilakukan para pengelola usaha jasa di negeri sakura satu ini. Setelah spa dalam pasir panas, hotel Godzilla, kini hadir satu lagi hotel unik. Hotel Mitsui Garden Yotsuya di Shinjuku, Jepang, menyediakan kamar khusus menangis bagi pengunjung wanita.

Hotel tersebut menawarkan jasa agar wanita bisa melepaskan segala tekanan dan emosi berlebihan di dalam ruangan yang memang sengaja didesain demi memicu wanita agar mudah menangis.

Pengelola hotel menyediakan tisu eksultif yang diklaim sangat lembut untuk mengapus air mata, juga sebagai masker mata untuk mencegah mata bengkak setelah menangis.


Hotel unik ini menyediakan kamar khusus bagi pengunjung wanita agar mereka bisa menangis dengan lepas.Pemicu tangisan biasanya dipilih dengan menyediakan beberapa pilihan komik dan film seperti Forrest Gump atau film dari Korea Selatan `A Moment to Remember`, mengutip dari laman OddityCentral, Senin (11/5/2015).

Bagaimana, para kaum Hawa? Promo dari pengelola hotel unik tersebut hanya berlaku hingga 31 Agustus 2015 dengan harga USD $ 80 atau sekitar 1,1 juta.

Berjalan di Udara Di Yuanduan Skywalk

TREVACATION, Baru-baru ini, resmi dibuka tempat wisata skywalk kaca berbentuk tapal kuda di Chongqing, Cina.

Terletak di Taman Nasional Geologi Longgang di Barat daya Cina, jembatan ini dinamakan Yuanduan, yang artinya "di ujung awan". Dengan panjang 87,5 kaki dari ujung jurang dan ketinggian dari 1.010 meter dari permukaan laut, jembatan ini menawarkan pengalaman bagi pengunjung untuk seakan berjalan di udara, dengan lembah terbentang dari ketinggian 2.350 kaki (716,28 meter) di bawahnya.

Dengan panorama dari meja observasi, ini merupakan jembatan cantilever terpanjang di dunia, mengalahkan Grand Canyon Skywalk di Arizona yang panjangnya 16,4 kaki (5 meter). Skywalk ini bisa mengakomodasi 200 pengunjung. Masing-masing orang membayar biaya 60 yuan untuk menghabiskan 30 menit di atas lantai tembus pandang. Namun, taman ini hanya bisa dikunjungi oleh 30 orang untuk setiap satu sesi, seperti yang dilaporkan dari dailymail.co.uk, Senin (11/5/2015).

Jembatan ini didesain anti gempa bumi sampai sebesar 8 magnitud dan angin topan level 14, seperti yang dilaporkan para pejabat dari China Radio International. Sebanyak $5,6 juta (Rp. 72,844) dihabiskan untuk membangun jembatan ini.

Osobuco Sapi dengan bahan rempah-rempah khas Nusantara

TREVACATION, Osobuco tak lazim dirasakan oleh lidah orang Nusantara. Bucco merujuk pada bahasa Italia yang menunjuk pada bagian paha atau lutut sapi. Osobuco sering digunakan sebagai bahan steak di mancanegara.

Namun, di Solo, osobuco bisa juga dimanfaatkan dengan memadukannya dengan bahan rempah-rempah khas Nusantara. Hasilnya adalah osobuco rendang yang sangat cocok dengan lidah Nusantara. Kuliner itu tersaji di Hotel The Sunan Solo.

Executive Chef The Sunan Hotel Solo, Pian Gunawan, menjelaskan bahwa osobuco sering diolah di restoran atau hotel-hotel mancanegara. Teksturnya sangat cocok dibikin steak. Salah satu keunikan osobuco adalah teksturnya yang berbentuk bulat seperti medali dilapisi tulang tengah di sisinya dan daging.

"Karena keunikannya ini, kami menyajikan kuliner yang tidak biasanya. Kami mencoba mengolahnya menjadi masakan rendang dan menggunakan rempah-rempah tradisional Indonesia, " jelasnya.

Dijelaskannya, bahan-bahan dari osobuco rendang adalah bawang merah, bawang putih, lombok merah, lengkuas, kemiri, kacang meg, kunyit daun, dan kelapa. Pembuatannya cukup mudah. Bahan-bahan rempah itu harus dihaluskan dan ditumis.

"Lalu, masukkan osobuco dan tumis hingga empuk. Osobuco ditumis 4 jam hingga kadar air santan berkurang," jelas Pian. Dikatakan Pian bahwa rasa dari osobuco ini seperti rendang. Namun, rasa rendangnya tak terlalu pekat dan pedas. "Bukan seperti rendang Padang," ucapnya.

Sajian Spesial dari Three Buns di Akhir Pekan

TREVACATION, Tak menjadi rahasia umum bahwa area Senopati di kawasan Jakarta Selatan merupakan surga bagi pecinta kuliner. Deretan restoran dan kafe selalu menarik perhatian lewat sajian makanan dan minumannya yang bervariasi. Baik hari biasa maupun akhir pekan, kawasan ini selalu menjadi pusat keramaian. Three Buns Burger & Cocktails adalah salah satu restoran sekaligus tempat hang out yang harus Anda kunjungi.

Dari luar, restoran ini tampak seperti sebuah gudang. Namun, jika Anda masuk ke dalamnya, Anda akan terkesima dengan desain interiornya yang luar biasa. Sebuah food truck, menjadi pusat perhatian begitu Anda melangkahkan kaki ke dalam.

Tak jauh dari situ, ada sebuah bar yang didesain dengan konsep modern. Di sini, bartender akan melayani Anda yang ingin mencoba variasi cocktails yang ada di dalam menu.Jika bingung akan minum apa, berbincanglah dengan bartender, dan Ia akan dengan senang hati menyajikan minuman yang sesuai dengan keinginan Anda.

Selalu hadir dengan inovasi baru yang menggugah selera, Three Buns memiliki menu-menu andalah yang sudah pasti akan memuaskan lidah Anda. Selain menu reguler, restoran yang hadir dalam bentuk gourmet ini juga memiliki menu-menu khusus Weekend Brunch yang bisa Anda nikmati di akhir pekan bersama keluarga maupun teman-teman. Chef Adam Penney dari Inggris adalah orang di balik segala makanan lezat yang bisa Anda nikmati di sini.

Lalu, menu weekend brunch apa sajakah yang bisa Anda nikmati di sini? Memasak dengan hati, Chef Adam Penney menyugukan variasi menu seperti Kaya West, The Ronnie, dan juga Kid N Play. Untuk sajian hidangan penutup, Anda bisa mencoba menu andalah mereka, yaitu Peanut Butter and Jelly Time dan Naughty Puppy.

Beberapa waktu yang lalu, liputan6.com berkesempatan berkunjung ke Three Buns dan menyaksikan sendiri bagaimana Chef Adam Penney memasak dua sajian andalannya, yaitu The Ronnie dan Peanut Butter and Jelly Time. Begitu cekatan, Ia memperlihatkan keahliannya di dapur sampai proses penyajian.

The Ronnie

The Ronnie merupakan kombinasi sempurna dari daging ayam (yang dibentuk bulat pipih seperti daging pada burger), cheers, arugula, hollandaise sauce, dan telur ceplok yang dibalut dengan English muffin. Sementara itu, Peanut Butter and Jelly Time adalah sebuah hidangan penutup yang baru dan sangat unik. Mengapa unik? Hidangan penutup ini disajikan dalam bentuk burger, sesuatu yang belum pernah ada. Kombinasinya terdiri dari white chocolate bun, saus tomat morello cherry, es krim selai kacang, daun shiso, dan peanut brittles, disajikan dengan doughnut fries. Peanut Butter and Jelly Time ini tidak hanya bisa Anda nikmati di akhir pekan, namun juga pada hari biasa.

Abura Soba Pertama di Indonesia

TREVACATION, Makanan Jepang kini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia. Besarnya animo masyarakat terhadap masakan ini, membuat bisnis restoran Jepang menjadi hal yang populer. Ian Hendarto, pebisnis kuliner yang memulai usahanya dengan mengangkat Italian dessert, kini melebarkan sayapnya ke kuliner Jepang. Berbeda dengan konsep restoran Jepang lainnya, yang mempunyai ciri khas ramen sebagai menu andalan, restoran ini menawarkan Abura Soba, yaitu mie Jepang tanpa kuah kaldu ramen, namun digantikan dengan vinegar dan chili oil.

Abura Soba merupakan makanan asli Jepang yang mulai dikembangkan di Jepang pada pertengahan tahun 2011. Berbeda dengan ramen yang keberadaannya sudah ratusan tahun, Abura Soba masih tergolong baru. Sejarahnya, Abura soba tercipta dari inisiatif karyawan kedai ramen di Jepang. Pada saat itu harga ramen sangat mahal karena kuah kaldunya yang harus dibuat dua kali 24 jam. Mereka hanya diperbolehkan untuk memakan mienya saja. Karena kondisi itu, muncul inisiatif untuk meracik mie jepang tanpa kuah kaldu dan sup. Ternyata, cita rasa yang dihasilkan variasi mie ini lezat dan segar. Setelah dilakukan survey pada mahasiswa dan karyawan, respon yang diberikan pun sangat baik. Saat itulah Abura Soba mulai dikenal dan dikembangkan di Jepang oleh Restoran Yamatoten.

Cita rasa yang diberikan mie Jepang tanpa sup ini sesuai dengan lidah Indonesia. Hal ini membuat Ian Hendarto berinisiatif membuka restoran franchise dari Yamatoten di Indonesia setelah mencoba sendiri Abura Soba berulang kali di Jepang. Akhirnya, Abura Soba Yamatoten Indonesia diluncurkan pada bulan Maret tahun ini. Restoran yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk ini mengusung konsep otentik dan merupakan restoran Abura Soba pertama di Indonesia. Untuk proses pembuatan mienya, Ian sendiri mendapat training dari chef di Jepang, karena tekstur mie dari Abura Soba ini lebih kenyal dan dan lebih tipis harus disesuaikan dengan tekstur aslinya di Jepang.

"Saya mendapatkan training selama satu bulan di Jepang untuk mendapatkan mie yang otentik seperti aslinya. Kemudian di Indonesia, saya juga mendapat training lanjutan langsung dari Chef Yamatoten Jepang," ujarnya saat ditemui di Restoran Yamatoten, Jumat (8/5/2015).

Menu utama yang diperkenalkan ada empat, yaitu Abura Soba Original, Jya-Jya Abura Soba, Karami Antama Abura Soba, dan Shio Sudachi Abura Soba. Semuanya dibuat dengan variasi rasa yang berbeda-beda namun tetap lezat dan segar. Vinegar dan chilli oil-nya membuat sajian ini lebih gurih dan fresh. Restoran ini juga didesain dengan nuansa Jepang sehingga membuat Anda nyaman menyantap makanan Anda.

Ian hendarto juga mengungkapkan harapannya terhadap makanan Jepang dengan konsep baru ini agar semakin dikenal di Indonesia seperti halnya ramen. "Mudah-mudahan konsep yang baru ini menambah kegairahan penggemar makanan Jepang. Jepang sendiri memang terkenal karena makanan sehatnya dan kebersihannya. Dengan konsep ini, saya ingin ini membuat masyarakat lebih tertarik. Tidak menutup kemungkinan jika makanan ini akan disukai seperti halnya ramen," ujarnya. Jika Anda penasaran, cobalah konsep mie Jepang yang baru sekaligus pertama di Indonesia ini.

Masjid Kayu di Desa Tuatunu

TREVACATION, Kalau ingin melihat dan mengetahui lebih jauh bagaimana kehidupan penduduk Bangka pada zaman dahulu, datanglah ke Desa Tuatunu. Dari Kota Pangkalpinang, ibu kota Provinsi Bangka Belitung, Desa Tuatunu berjarak sekitar 7 kilometer. Tapi itu baru jalan aspal. Dari jalan aspal memasuki Desa Tuatunu masih ditempuh sejauh 4 kilomeer lagi melalui jalan tanah dan bergelombang.

Memasuki kawasan hutan yang penuh dengan tanaman buah-buahan dan perkebunan lada maka tak heran pengunjung atau wisatawan akan sering berpapasan dengan petani yang membawa hasil buah-buahan untuk dijual. Seperti perjalanan pada Jumat (24/4/2015), rombongan fam trip Disbudpar Bangka Belitung berpapasan dengan petani yang membawa nanas dalam keranjang menggunakan sepeda motor.

Desa Tuatunu ini layak disebut desa wisata. Di sini wisatawan akan menemukan kehidupan penduduk Bangka pada zaman dahulu. Apalagi mayoritas penduduk di Desa Tuatunu ini adalah Muslim, sehingga di desa tersebut dibangunlah sebuah masjid yang seluruh bangunannya terbuat dari kayu yakni kayu nyato dan tengris. Jenis kayu tersebut sudah termasuk jarang ditemui di Pulau Bangka. Masjid kayu yang dibangun ini merupakan replika dari Masjid Jamik, masjid tertua di Pulau Bangka, dibangun tahun 1883. Sementara di samping masjid terdapat replika Ka’bah untuk manasik haji.

Setiap wisatawan yang datang berkunjung ke Desa Tuatunu akan disambut tarian adat daerah Bangka, sebagai tarian selamat datang. Desa wisata ini baru berumur setahun dan dibangun untuk menghadirkan bagaimana suasana kehidupan penduduk Bangka dan kebiasaan sehari-hari.

Setelah disambut tarian adat, para tamu akan digiring memasuki pendopo dan disuguhi makanan tradisional seperti ubi rebus, pisang rebus, singkong rebus, jagung, minuman jahe sampai rujak tumbuk.

Selanjutnya wisatawan diajak berkeliling memasuki sebuah ruang seperti museum mini berisikan peralatan dan alat transportasi warga Bangka yang masih tradisional seperti seterika arang, radio transistor, sepeda onthel, kayu bakar dan sebagainya.

Di tempat ini juga wisatawan akan menemukan perajin cual, tenun khas Bangka yang tengah aktif mengerjakan tugasnya. Keluar dari ruangan ini, pengunjung akan diajak menyaksikan kehidupan warga Bangka yang tak bisa dipisahkan dengan air. Bagaimana mereka mencuci pakaian di sungai. Sedangkan di tengah kolam, Suji, seorang penari kontemporer membawakan aksinya menari di mana kaki dan tangannya terikat tali.

Menyaksikan gerakan Suji diiringi musik dambus saat senja tiba di Desa Tuatunu merupakan tontonan memikat. Sembari menonton gerak-gerik Suji meliuk-liuk di tengah kolam, pengunjung senantiasa disuguhi makanan tradisional serba rebusan. Sebuah tontonan menarik di tengah hutan yang tak jauh dari Kota Pangkalpinang.

6 Wisata Alam di Gunungkidul Yogyakarta

TREVACATION, Kabupaten Gunungkidul bisa menjadi pilihan Anda saat berwisata ke Yogyakarta. Lokasinya berada di 46 kilometer sebelah tenggara Kota Yogyakarta.

Gunungkidul hadir menawarkan pesona alam. Gua, batuan kapur, dan sungai bawah tanah menjadi wisata unggulan kabupaten ini. Tak hanya itu, deretan panjang pantai selatan juga menanti untuk dijelajahi para wisatawan. Berikut enam destinasi wisata yang patut dikunjungi saat melancong ke Kabupaten Gunungkidul.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba terletak di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, sekitar 22 kilometer dari Kota Wonosari. Gunung yang terbentuk dari karst atau kapur ini menawarkan hamparan keindahan yang dapat dinikmati dari ketinggian sekitar 700 meter dari permukaan laut.

Gunung tersebut dikembangkan oleh masyarakat setempat menjadi salah satu obyek wisata alternatif yang menawarkan keunikan bentang alam yang tersusun dari material vulkanik tua.

Dengan waktu tempuh selama 1,5 sampai 2 jam, wisatawan sudah dapat mencapai puncak gunung yang dikenal dengan sebutan puncak Gunung Gedhe. Setibanya di puncak, Anda disuguhkan pemandangan indah yang terdapat di Desa Nglanggeran. Salah satunya Embung Nglanggeran yang merupakan kolam seluas 5.000 meter yang berfungsi mengairi perkebunan di sekitar embung. Dari atas puncak, wisatawan juga dapat menikmati keindahan matahari terbenam dan juga matahari terbit.

Goa Pindul dan Sungai Oyo

Goa Pindul juga dijadikan destinasi utama para pelancong di Gunungkidul. Wisata susur gua atau cave tubing menjadi salah satu pilihan yang bisa dipilih para wisatawan di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Dengan menaiki rakit yang terbuat dari ban-ban truk besar, Anda dapat menikmati keindahan stalagmit dan stalagtit yang menghiasi dinding Gua Pindul. Selama kurang lebih 45 menit, wisatawan diajak menikmati keindahan sungai bawah tanah sepanjang 350 meter itu.

Puas mengagumi keindahan Gua Pindul, wisatawan dapat sedikit memacu adrenalin dengan river tubing di Sungai Oyo. Sungai sepanjang satu kilometer ini memiliki beberapa pertemuan arus yang tentu menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan, bahkan ban karet yang ditumpangi dapat terbalik akibat kencangnya arus sungai.

Jangan khawatir, ada pemandu yang mendampingi wisatawan selama menyusuri Sungai Oyo ini. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan dua buah air terjun yang biasa disebut warga sekitar sebagai Air Terjun Pengantin.

Gua Jomblang dan Kalisuci

Keindahan Gua Jomblang sudah tidak dapat diragukan lagi. Bahkan, gua yang terletak di Kecamatan Semanu ini pernah dijadikan salah satu rute dalam acara televisi "Amazing Race" edisi Amerika pada tahun 2011.

Gua Jomblang merupakan sebuah gua vertikal sehingga wisatawan harus menggunakan tali untuk mencapai dasar gua sedalam 60 meter itu. Setibanya di perut gua, wisatawan dapat melihat hutan purba yang terdiri dari beragam vegetasi yang berbeda dengan kondisi di bibir gua.

Perjalanan dapat dilanjutkan dengan menelusuri lorong sepanjang 300 meter hingga tiba di Luweng Grubug. Dipenuhi ornamen cantik pada dinding gua, wisatawan juga dimanjakan dengan seberkas cahaya yang menerobos masuk dari ketinggian 90 meter sehingga membentuk satu tiang cahaya. Puas menikmati keindahan Gua Jomblang, wisatawan dapat menyusuri Kalisuci dengan cave tubing. Sama seperti di Gua Pindul, wisatawan menyusuri keindahan alam Kalisuci menggunakan rakit ban.

Pantai Indrayanti

Belum lengkap rasanya menelusuri keindahan Gunungkidul tanpa mengunjungi Pantai Indrayanti. Terletak di Kecamatan Tepus, pantai yang disebut sebagai primadona Gunungkidul ini tak pernah sepi pengunjung. Pantai yang dikenal juga dengan nama Pantai Pulang Syawal ini mulai berkembang sebagai obyek wisata pada tahun 2009. Berbeda dengan pantai-pantai Gunungkidul lainnya yang letaknya cukup jauh dari jalan utama, Pantai Indrayanti mudah digapai karena terletak di tepi jalan.

Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal dengan Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hamparan pasir sepanjang garis pantai serta ombak yang tenang membuat pantai yang dibatasi tebing bebatuan ini cocok bagi wisatawan yang ingin bermain atau sekadar bersantai di tepi pantai. Tak ingin terkena sengatan matahari langsung, para wisatawan dapat menyewa tikar dan payung yang berada di sepanjang bibir Pantai Indrayanti.

Pantai Pok Tunggal

Meskipun belum sepopuler Pantai Indrayanti atau pantai Gunungkidul lainnya, namun keindahan Pantai Pok Tunggal tidak bisa dilewatkan begitu saja. Pantai Pok Tunggal berjarak sekitar 7 km dari Pantai Indrayanti.

Hadirnya sebuah pohon duras di pintu masuk Pantai Pok Tunggal seolah menjadi ikon tersendiri bagi pantai ini. Masih menyuguhkan hamparan pasir putih seperti kebanyakan pantai lainnya, Pantai Pok Tunggal juga memiliki akses menuju tebing setinggi 50 meter.

Dari atas tebing itu, wisatawan dapat menikmati pemandangan lautan luas yang tak jarang juga dijadikan sebagai obyek foto para wisatawan. Suasana yang terbilang masih sepi membuat Pantai Pok Tunggal sangat cocok dijadikan sebagai tempat bersantai di tengah liburan Anda.

Pantai Timang

Jika Anda ingin memacu adrenalin, Pantai Timang bisa dijadikan salah satu destinasi wisata Gunungkidul yang patut dicoba. Untuk mencapai Pantai Timang, Anda harus melaju kendaraan sejauh 14 km dari Pantai Indrayanti.

Terdapat sebuah kereta gantung yang menghubungkan antara bukit di Pantai Timang dengan Watu Pajang, sebuah pulau kecil yang berjarak 300 meter dari Pantai Timang. Kereta gantung ini biasa digunakan oleh para nelayan untuk menangkap lobster di Watu Pajang.

Meski sepintas terlihat seperti flying fox pada umumnya, namun jangan bayangkan sensasi yang Anda rasakan akan sama. Selain terpaan angin laut yang kencang, wisatawan harus siap-siap basah diterjang ganasnya ombak pantai selatan. Untuk menikmati sensasi flying fox tradisional ini, wisatawan harus siap merogoh kocek antara Rp 50.000 sampai Rp 200.000 untuk perjalanan pulang pergi.

Potensi Teh Hijau Asal Indonesia

TREVACATION, Teh hijau adalah jenis minuman yang banyak dinikmati orang di semua negara di dunia. Tak hanya menjadi sekedar minuman, teh hijau juga memiliki nilai budaya dan filosofi. Untuk hal ini, kita semua akan setuju. Walau manusia tetap akan bisa bertahan hidup tanpanya, teh hijau merupakan bisnis serius.

Teh hijau hanya tumbuh di 35 negara. Setiap tahunnya, dunia memproduksi rata-rata 4.907.104 ton teh, menurut hasil survey ITC tahun 2014. Sayangnya, produktivitas perkebunan teh di Indonesia masih rendah dengan rata-rata hanya 50% dari batas ekonomi. Dalam satu dekade terakhir, sebagian besar perkebunan teh mengalami kerugian. Hal ini disampaikan oleh Bapak Nurkori, Head of Marketing PT ABC Indonesia. Sebaliknya, konsumsi teh secara global terus meningkat.

Indonesia masih mempunyai potensi dengan konsumsi DN yang meningkat. Menurut Bapak Teguh Kustiono, Direktur Perkebunan PT Chakra Dewata, belakangan ini popularitas teh hijau membludak di kalangan anak muda Indonesia, baik dari rasanya maupun aspek kesehatannya. Bukan tidak mungkin bagi kita untuk meningkatkan produksi teh hijau, seperti campuran teh hijau dengan buah atau tumbuhan lain -dengan alam Indonesia dan varietas tanaman yang khas.

Selain bermanfaat bagi kesehatan dengan antioksidan dan polyphenol, teh hijau juga cukup versatile dalam pengolahannya, di mana teh ini bisa diminum dengan susu, buah-buahan, madu, sampai rempah seperti mint dan kayu manis.

Gunung Kerinci Dibuka Lagi untuk Pendaki

TREVACATION, Jalur pendakian gunung berapi tertinggi di Indonesia, Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, telah ditutup sejak Desember 2014 lalu. Kini, jalur tersebut akan kembali dibuka mulai 1 Mei 2015.

Dihubungi di Kerinci, Rabu (29/4/2015), Kepala Seksi Wilayah I Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Agusman membenarkan akan dibukanya jalur pendakian gunung berapi setinggi 3.805 meter ini mulai 1 Mei 2015 nanti. Hanya saja, petugas memperbolehkan hingga shelter II. “Kami sebelumnya sudah meminta data akan kondisi terkini Gunung Kerinci kepada pusat vulkanologi,” ujar Agusman.

“Namun proses pendakian hanya pada shelter II ini dari hasil koordinasi dengan pos pemantau Gunung Kerinci. Pendaki dilarang mendaki hingga ke puncak,” sambungnya. Lebih lanjut Agusman mengatakan, sejak ditutup Desember 2015 lalu, sudah banyak kelompok pecinta alam yang meminta agar jalur pendakian Gunung Kerinci kembali dibuka.

Bahkan dikatakannya bahwa banyak pemandu lokal yang membawa turis-turis asing yang ingin merasakan tantangan pendakian Gunung Kerinci. “Jadi, bagi yang ingin mendaki ke puncak Kerinci harus terlebih dahulu membuat surat pernyataan. Artinya, pihak Balai Besar TNKS tidak bertanggung jawab apabila terjadi suatu hal. Itu tanggung jawab pendaki sendiri,” jelas Agusman.

Ia menambahkan, kondisi Gunung Kerinci masih sama seperti sebelumnya yakni pada status waspada. Untuk itu, Agusman kembali mengingatkan agar para pendaki maupun pemandu tetap mematuhi aturan pendakian di gunung tersebut. “Sudah ada seorang pendaki yang hilang. Sejak akhir 2014 lalu sampai hari ini belum ditemukan. Untuk itu, aktivitas pendakian hanya diperbolehkan hingga shelter kedua,” tambah Agusman.

Berlibur ke Perkebunan Teh Dewata

TREVACATION, Kericuhan kota yang menemani aktifitas sehari-hari, pastinya membuat penat. Tidak mengherankan jika banyak diantara Anda yang mengidamkan perjalanan ke alam terbuka, yang terbukti efektif untuk menenangkan pikiran dan memberi kesempatan Anda menghirup udara segar.

Kebun teh merupakan salah satu lokasi yang bisa menjadi alternatif wisata jika ingin berlibur ke daerah pegunungan. Perkebunan teh Dewata merupakan bagian dari PT Chakra. Memiliki luas 600 hektar dan dikelilingi oleh cagar alam Gunung Tilu yang luasnya mencapai 3000 hektar yang juga menjadi area konservasi hewan liar dan mini hidro.

Untuk mencapainya tidak bisa dengan mobil biasa yang Anda kendarai di kota besar, namun harus dengan menggunakan mobil jip -karena jalan menuju lokasi berbatu-batu.

Setelah setengah perjalanan, Anda pun harus siap untuk tidak bisa mengakses sinyal telepon genggam Anda. Setelah melalui tebing curang dan jalan menurun, Anda akan menemui jalan di mana sehamparan tanaman teh menghadang, dengan langit terbuka mengelilingi.

Jika berkunjung pada pagi menjelang siang, akan banyak ibu-ibu bertopi caping dan menggendong keranjang yang sibuk memetiki pucuk teh. Dengan bantuan pemandu wisata, Anda pun bisa turut menikmati pengalaman memetik daun teh.

Daun teh yang dipetik akan langsung diantarkan ke pabrik teh Dewata yang letaknya tidak jauh dari perkebunan. Pabrik Teh Dewata merupakan pabrik khusus pengolahan teh hijau yang tidak melalui proses pengeringan. Partisipan Green Tea Adventure mendapat kesempatan menyaksikan proses mengolah teh dan mencicipi teh yang diseduh langsung di pabrik.

Sayangnya, masih sulit untuk mengembangkan infrastruktur di Perkebunan Teh Dewata. Menurut Pak Teguh Kustiono, Direktur Perkebunan PT Chakra, hal ini disebabkan karena terisolasinya lokasi dari kota.

Bersepeda & Berpetualang di The Munda Biddi Trail, Australia

TREVACATION, Penciptaan motor sebagai penggerak alat-alat transportasi nyatanya tak serta merta menggusur jenis kendaraan yang memanfaatkan tenaga makhluk hidup sebagai “bahan bakarnya”. Contohnya adalah sepeda. Sepeda hingga kini memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan bersepeda memiliki bermacam-macam fungsi. Salah satunya adalah merelaksasikan pikiran. Entah dengan mengayuh sepeda santai atau mengendarainya untuk menyusuri area menantang. Bersepeda bisa menyegarkan kembali pikiran yang sekian lama ditimbun dengan rutinitas yang padat dan penuh tekanan. Dengan bersepeda, Anda juga bisa menjalin keakraban bersama keluarga maupun teman-teman.

Di Perth, Australia, terdapat sebuah jalur bersepeda yang bernama The Munda Biddi Trail. Namanya diambil dari bahasa Noongar Aboriginal yang berarti “jalur melalui hutan”. Keindahan tempat tersebut akan menjadi latar Anda dalam berpetualang menggunakan sepeda. Jalur sepeda The Munda Biddi terbentang sejauh 1.000 kilometer antara kota Mundaring hingga Albany.


The Munda Biddi Trail, jalur berpetualang menggunakan sepeda berlatar keindahan Australia.
Jangan langsung berpikir Anda harus bersepeda sejauh 1000 km. Di sini, Anda bisa mengatur jarak dan waktu sesuai keinginan. Jika ingin bersepeda secara berkelompok, Anda dapat mengikuti jadwal yang tersedia di situs MundaBiddi.org.au. Setiap minggunya selalu ada event yang digelar.

The Munda Biddi Trail Foundation sebagai pengelola situs dan penyelenggara event menyebutkan bahwa pengendara sepeda akan merasakan sensasi menjelajah hutan hingga berkenalan dengan kebudayaan Aborigin yang terdapat di bagian Barat Daya Australia.

Lalu, apakah diperlukan kemampuan bersepeda yang handal untuk bersepeda di tempat ini?

The Munda Biddi punya sesuatu untuk tiap orang dan tiap umur. Bagian-bagian jalur sepeda di sana bervariasi dan Anda dapat memilihnya berdasarkan tingkat kemampuan bersepeda yang dimiliki. Ingin berpetualang selama satu hari atau bahkan 1 minggu, semua tersedia di sini. Soal penginapan, tak perlu khawatir karena ada perkemahan yang tersedia di setiap jalur The Munda Biddi Trail.

Kunjungi situs MundaBiddi.org.au untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai destinasi bersepeda tersebut. Sudah siap melancong ke Australia dan berpetualang menggunakan sepeda di The Munda Biddi?

Rencanakan perjalanan Anda ke Australia dengan Wego untuk mencari harga tiket dan hotel terbaik. Wego memiliki semua yang Anda butuhkan untuk menikmati liburan yang menyenangkan, hemat waktu, dan harga yang terjangkau. Baca juga informasi seputar tujuan-tujuan wisata yang ingin Anda kunjungi di sana.​